Daihatsu Bedah Fitur ASA dan D-CVT Rocky kepada Loyalisnya | dapurpacu.id

Daihatsu Bedah Fitur ASA dan D-CVT Rocky kepada Loyalisnya


DAPURPACU – Daihatsu kembali menggelar acara kupas tuntas low SUV terbarunya, Rocky kepada para pewakilan klub. Bedah fitur tersebut dilakukan secara virtual, akhir Agustus lalu.

Even ini ditujukan dalam rangka memberikan informasi seputar teknologi terkini yang disematkan pada Rocky, dengan tajuk ‘Teknologi A.S.A. dan D-CVT Daihatsu Rocky’.

Acara tersebut diikuti oleh pengurus dan anggotanya yang tergabung di 20 komunitas mobil Daihatsu, untuk mengenal lebih jauh teknologi Advanced Safety Assist.

“Kami ingin memperkenalkan teknologi terbaru Daihatsu Rocky kepada Sahabat Klub sebagai pelanggan dan juga merupakan bagian dari keluarga besar Daihatsu,” ujar Ben Faqih, People Development Department Head PT Astra Daihatsu Motor.

Sebagai informasi, A.S.A merupakan fitur keselamatan aktif yang diklaim tertinggi di kelasnya. Fungsinya memberikan bantuan bagi pengemudi untuk meminimalisir resiko kecelakaan.

Dalam teknologi itu terdapat fitur peringatan ketika terdeteksi potensi tabrakan, sistem pengereman untuk mengurangi dampak benturan, serta fitur yang mencegah tabrak depan karena salah menginjak pedal gas.

Baca juga:  Percepat Vaksinasi, Astra Hibahkan 2 Unit Mobil Vaksinasi

Fitur ini juga memberikan peringatan saat mobil depan sudah bergerak maju, fitur peringatan ketika mobil menginjak garis marka secara tidak sengaja, dan fitur yang dapat mengembalikan posisi mobil ke jalur sebelumnya.

Secara prinsip kerja, fitur A.S.A diawali dari kamera stereo yang mendeteksi adanya objek di depan mobil, lalu sinyal kamera dikirim ke ECU, kemudian mengaktifkan sistem rem dan kemudi.

Sedangkan pada transmisi, Daihatsu Rocky dilengkapi Dual Mode CVT, yang merupakan pengembangan dari teknologi CVT yang sudah ada, melalui mekanisme split gear dengan 1 set planetary gear.

Sehingga penyaluran tenaga dari mesin mengkombinasikan antara belt dengan planetary gear yang menyebabkan pada saat kecepatan rendah terasa lebih halus dan bertenaga, sementara pada saat kecepatan tinggi bisa lebih irit. [dp/MTH]