Begini Cara Aman Berkendara di Musim Hujan

DAPURPACU – Memasuki musim penghujan seperti saat ini, bagi seorang biker tentu dibutuhkan persiapan matang agar tetap beraktivitas dengan nyaman dan aman di jalan.

Dapat dipastikan, saat hujan, kontur jalan yang bergelombang dan drainase yang kurang baik dapat membentuk banyak genangan air terjadi di permukaan jalan.

Jika tidak berhati-hati, diyakini dapat berpotensi membahayakan pengendara dan membuat kendaraan tergelincir. Waspadai juga aquaplaning yang bisa saja dihadapi.

Berikut adalah langkah persiapan yang harus Anda lakukan jika terpaksa harus melakukan aktivitas di musim penghujan, diantaranya :

1. Pastikan kondisi motor dalam keadaan baik sebelum digunakan, seperti saringan udara, busi dan CVT pastikan bagian tidak terbuka. Sebab bagian ini berpotensi mudah terkena cipratan air hujan (water splash).

2. Selalu siapkan jas hujan di bagasi motor, sebagai langkah antisipasi agar pengendara tetap melanjutkan perjalanan jika tiba-tiba hujan turun. Disarankan gunakan jas hujan model baju dan celana, serta menggunakan sepatu yang tidak licin dan aman untuk berkendara.

Baca juga:  Melirik Rute Ikonik Toba - Samosir, Surga Pecinta Peturing

3. Disarankan untuk menggunakan helm dengan kaca (visor) bening. Hal ini agar tidak mengganggu pandangan saat berkendara, terlebih saat hujan deras.

4. Pastikan lampu depan dan belakang, serta lampu sein berfungsi baik. Hal ini mempermudah pengendara bisa melihat kondisi jalan dan pengendara lain dari belakang dengan jelas ketika turun hujan.

5. Gunakan sepeda motor dengan posisi aki di atas seperti pada Yamaha Gear 125. Ketika banjir, pengendara tidak merasa khawatir terjadi mogok.

6. Disarankan menggunakan ban tubeless dengan profil tapak lebar, dan pastikan tekanan angin ban sesuai standarnya. Hal ini untuk membantu saat bermanuver di jalan basah dan licin.

7. Letakkan telepon genggam di tempat yang aman. Pengendara dapat memanfaatkan accessories console box Yamaha Gear 125, yang dapat mencegah ponsel terjatuh dan terkena air hujan.

8. Pilihlah rute atau jalur yang aman dari banjir jika terjadi hujan lebat. Hindari melewati rute atau kultur medan jalan yang tidak dipahami sebelumnya, karena akan berisiko membahayakan pengendara saat melintasi genangan air dengan jalan berlubang yang tidak terlihat.

Baca juga:  MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 Dimulai, Toba Jadi Etape Perdana

9. Perhatikan kecepatan berkendara saat hujan mencegah kendaraan tergelincir di jalanan basah. Segera kurangi kecepatan terlebih menemui genangan air.

10. Pastikan menjaga jarak aman dengan kendaraan lainnya, karena saat hujan membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dibandingkan kondisi jalan kering.

11. Hindari posisi sepeda motor di belakang atau samping kendaraan besar yang berpotensi adanya blindspot.

12. Jika terpaksa harus melibas banjir, disarankan untuk mematikan mesin dan nyalakan kembali setelah melewatinya agar tidak terjadi water hammer (masuknya air ke ruang bakar).

“Perlu diingat, jika seepda motor terjebak banjir dan ada kendala mati mesin karena air masuk ke saluran knalpot, jangan langsung menghidupkan mesin,” tutur Hasan Ardiansyah, Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta.

Hasan menyarankan untuk terlebih dahulu didorong ke tempat yang aman, lepas busi dan pastikan tidak ada air di dalam mesin untuk mencegah adanya kerusakan.

Baca juga:  Yamaha Hadirkan Fitur E-KSG, Servis Motor Makin Praktis

“Atau bahkan konsleting pada sistem kelistrikan yang dapat membuat kendaraan mengalami kerusakan lebih jauh,” pungkas Hasan.

Segera lakukan pengecekan di bengkel untuk memastikan sepeda motor dalam kondisi normal. Anda bisa memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor App untuk melihat history service dan Anda akan mendapatkan pengingat servis berikutnya. [dp/MTH]

Previous articleHino Indonesia Donasi Armada Operasional kepada Ditreskrimsus Polda Metro
Next articleTutup Tahun, Wuling Beri Kemudahan Miliki Unit Baru