DAPURPACU – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berkomitmen bakal memaksimalkan fasilitas ekspor terbaru di Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.
Hal itu terungkap bersamaan dengan digelarnya seremoni penyerahan (hand over) pengelolaan pelabuhan terbaru tersebut kepada pihak swasta, dari yang sebelumnya dipegang oleh pemerintah.
Seremoni penyerahan pengelolaan ini dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Jumat (17/12) lalu. Menurutnya, langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing logistik nasional.
Dalam siaran resminya, Senin (20/12) lalu, Budi menuturkan bahwa melalui dukungan swasta nasional dan Jepang, hal ini dapat meningkatkan indeks logistik nasional.

“Kolaborasi Pelabuhan Patimban dan Tanjung Priok dapat menjadi salah satu basis ekspor kendaraan dalam meningkatkan industri otomotif nasional,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pelabuhan Patimban dibangun oleh konsorsium Jepang dan Indonesia. Bersamaan dengan seremoni itu dilakukan juga kegiatan ekspor perdananya.
Dalam aktivitas itu, ADM mengekspor lebih dari 1.200 unit kendaraan ke Filipina, diantaranya beberapa model yang diproduksi oleh Daihatsu untuk brand Toyota, seperti Rush, Avanza, Wigo dan Raize.
Produk ADM diekspor hingga ke 75 negara di dunia, mulai dari ASEAN, Asia Selatan dan Timur, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin.
“Ini membuktikan produksi ADM memiliki standar kualitas global, dan telah dipercaya pelanggan hingga ke mancanegara,” ujar Johan, Export Import Division Head PT ADM.

Selain untuk brand Daihatsu, ADM juga memproduksi dan mengekspor untuk brand Toyota, seperti Town/Lite Ace, Avanza, Rush, Raize dan Wigo, serta Mazda untuk model Bongo.
“Partisipasi ini merupakan bentuk dukungan dan peluang bagi Daihatsu untuk mendukung kegiatan ekspor secara maksimal di Pelabuhan Patimban dalam meningkatkan industri otomotif nasional, sekaligus devisa negara,” pungkasnya.
Berdasarkan data Gaikindo, hingga November 2021, ekspor kendaraan roda empat CBU (Completely Built Up) ADM merupakan penyumbang terbesar dengan volume sebanyak lebih dari 108 ribu unit.
Angka ini berarti ADM turut berkontribusi sebesar 40,6 persen dari total ekspor nasional kendaraan roda empat CBU yang mencapai 267.224 unit. [dp/MTH]

