DAPURPACU – Yamaha Indonesia mengumumkan empat rider yang bakal diterjunkan di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) musim 2022, yang dijadwalkan digelar sebanyak enam seri.
Keempat rider tersebut terdiri dari Galang Hendra Pratama dan M. Faerozi Toreqottullah di kelas Supersports 600cc (SS600), lalu Anggi Setiawan dan Aldi Satya Mahendra di kelas Asia Production 250 (AP250).
ARRC tahun ini digelar di empat negara yaitu Thailand (Sirkuit Buriram) yang menjadi lokasi pembuka dan penutup, Malaysia (Sirkuit Sepang), Jepang (Sirkuit Sugo) dan China (Sirkuit Zhuhai).
Minoru Morimoto, President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mengatakan, keikutsertaan para pebalap binaan Yamaha Racing Indonesia di ajang ARRC sebagai implementasi program bLU cRU di Indonesia.

“Kami secara konsisten akan selalu memberikan support bagi para pebalap binaan YRI untuk mewujudkan impian tertinggi menjadi World Champion dengan terus berprestasi di kejuaraan internasional dan menjadi inspirasi penyemangat untuk para pebalap muda di Indonesia,” tambahnya.
Untuk ARRC musim ini, keempat pebalap tim YRI bertekad mencapai hasil maksimal dengan target setinggi-tingginya.
Bagi Galang, partisipasinya kali ini sekaligus untuk mengasah kembali kemampuannya pada kelas yang pernah digelutinya di 2016 dan 2017. Segudang pengalaman sudah dia ‘telan’ saat berlaga di kelas World Supersport 300 dan World Supersport 600.
Racer asal Yogyakarta itu membuktikan pengalaman dua tahun bertarung dengan pebalap Eropa di World Supersport 600. Di musim ini dia bakal berduet dengan Faerozi, rider asal Lumajang, Jawa Timur.

Dengan menggunakan Yamaha YZF-R6, baik Galang maupun Faerozi menargetkan mampu bertengger di lima besar hingga akhir musim balap.
Sementara di kategori AP250, Anggi maupun Aldi memiliki motivasi yang kuat untuk mendapatkan target 8 besar dengan menggeber motor Yamaha YZF-R25.
Bagi Anggi, musim ini menjadi tahun keempat menggeluti kelas tersebut, sedangkan untuk Aldi berstatus naik kelas dari UB150 dan bertarung di AP250 tahun pertamanya.
Nantinya, motor masing-masing pebalap bakal dilabur livery yang didominasi waarna biru untuk mempertegas karakter racing, sporty dan agresif.
Identitas Indonesia ditunjukkan lewat aksen warna merah dan putih yang disematkan pada grafis cowling, dan shape untuk bendera Indonesia di bagian depan motor. [dp/MTH]

