Salah Isi BBM, Apa yang Harus Dilakukan? Begini Penanganannya

DAPURPACU – Sering berganti mobil dengan jenis berbeda berpotensi terjadi kesalahan dalam mengisi bahan bakar, yaitu mengisi solar untuk mobil bermesin bensin atau sebaliknya.

Padahal, satu ‘outlet’ dispenser pada SPBU dapat melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermesin bensin maupun diesel.

Meski berbeda nozzle dan sudah dilengkapi tanda yang jelas, mungkin saja terjadi salah pengisian. Penyebabnya diyakini karena faktor terburu-buru atau tidak memperhatikan secara seksama.

Dan kasus seperti ini pernah menimpa kendaraan Toyota yang berbagi jenis mesin, seperti pada Kijang Innova atau Fortuner. Kalau sudah begini, apa yang musti dilakukan?

“Pastikan tidak salah isi BBM untuk mencegah masalah pada komponen mesin,” kata Cahaya Fitri Tantriani, Customer Satisfaction Development & Marketing Communication Auto2000.

“Anda dapat menyebut jenis bahan bakar yang mau diisi dan mengawasi langsung proses pengisian untuk mencegah kesalahan,” imbuhnya, dalam siaran resmi.

Dampak Negatif Salah Isi BBM
Mesin bensin yang terisi BBM diesel, sebut saja solar, akan sulit dihidupkan mengingat solar membutuhkan kompresi tinggi untuk memicu ledakan di ruang bakar.

Selain itu, tekanan pompa bensin yang lebih rendah ketimbang milik mesin diesel dan suhu percikan api busi yang tidak sesuai titik nyala solar belum cukup untuk memicu ledakan.

Makanya, kendaraan bermesin bensin yang kemasukan solar sulit dihidupkan. Kalaupun bisa, umumnya karena masih tersisa bensin di tangki BBM.

Namun begitu solar masuk, nyala mesin akan tersendat-sendat dan membuat Anda tersadar telah salah membeli bahan bakar. Ada kasus di mana mobil langsung mati dan tidak dapat dinyalakan kembali.

Selagi mesin belum malfungsi, segera menepi dan matikan mesin. Jangan dipaksakan terus berjalan karena berisiko membuat komponen mesin rusak kalau tetiba mati, bahkan jebol kalau melaju di kecepatan tinggi.

Di lain pihak, mesin diesel membutuhkan BBM yang dapat terbakar sendiri karena hanya mengandalkan kompresi mesin yang tinggi. Sementara BBM untuk mesin bensin butuh busi untuk membakarnya.

Akibatnya, mesin diesel akan sulit dinyalakan karena perbedaan karakter bahan bakar dan kebutuhan mesin. Karena itu, saat menemukan gejala ini setelah isi BBM padahal sebelumnya mesin baik-baik saja, segera pastikan tidak ada kesalahan pengisian.

Bila dipaksakan, mesin diesel dapat dinyalakan lantaran kompresi mesin dan suhu yang tinggi di dalam ruang bakar sanggup membakar bensin.

Masalah timbul karena pembakaran tidak dapat diatur sesuai kebutuhan mesin sehingga mengakibatkannya kehilangan tenaga, knocking alias ngelitik, serta membuat komponen mesin rusak bahkan jebol dan berujung harus turun mesin.

Ditambah, mesin diesel butuh BBM yang juga berfungsi sebagai pelumas komponen seperti pompa bahan bakar, dan senyawa kimia tersebut hanya ada di solar.

Mengingat bensin tidak memiliki unsur pelumas, alhasil dapat membuat spare parts yang membutuhkan lubrikasi dapat rusak ketika bekerja dalam suhu dan tekanan yang tinggi.

Penanganan Mobil Salah Isi Bahan Bakar
Apabila Anda langsung menyadari salah isi BBM dan mobil belum dinyalakan, segera pindahkan mobil dari lokasi pengisian dengan cara didorong.

Jangan pernah menyalakan mesin mobil karena risikonya besar, bahkan kalau sampai komponen mesin rusak dapat berakhir dengan turun mesin.

Jika mesin terlanjur dinyalakan, segera matikan dan menepi ke tempat yang aman. Atau kalau sudah berjalan, Anda pasti merasa perbedaan performa mesin dari sebelumnya.

Segera hubungi call center Emergency Road Assistance (ERA) jika Anda pemilik mobil Toyota di nomor 1500-898 (AstraWorld). Nantinya tim ERA akan mengirimkan towing car untuk membawa mobil ke bengkel Auto2000 terdekat.

Layanan ini otomatis akan Anda peroleh jika membeli mobil baru Toyota di Auto2000 selama 5 tahun, terhitung waktu pembelian. Dengan begitu, tidak ada biaya derek mobil yang harus ditanggung.

Selain itu, tim ERA beroperasi selama 24 jam penuh tanpa mengenal hari libur sehingga dapat dimintakan pertolongan kapan saja.

“Jangan pernah menyalakan mesin andai salah isi bahan bakar, segera hubungi layanan ERA supaya dapat segera ditangani oleh bengkel Auto2000,” tutup Tantriani. [dp/MTH]

Previous articleBardahl Dukung Penuh Tim Balap Besutan The Doctor
Next articleSebegini Biaya Perawatan DFSK Super Cab, Cukup Rp3.000-an per Hari