DAPURPACU – PT Honda Prospect Motor (HPM) melaporkan mulai meningkatkan pasokan All New HR-V ke diler, secara bertahap dari sebelumnya 1.500 unit menjadi lebih dari 2.500 unit per bulan.
Seperti diketahui, Honda menjadi salah satu pabrikan mobil di Tanah Air yang juga mengalami kendala kelangkaan chip semikonduktor.
Dengan adanya kendala tersebut, distribusi ke diler-diler resmi Honda terbilang menjadi terhambat sehingga proses pengiriman ke konsumen pun juga ‘mampet’.
Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy mengakui bahwa pasokan komponen untuk produksi khususnya All New HR-V mulai meningkat di semester kedua tahun ini.
“Sehingga kami dapat mengirimkan All New HR-V ke lebih banyak konsumen yang telah memesannya,” jelas Billy, dalam keterangan tertulisnya.

“Ke depannya, kami akan terus memonitor ketersediaan komponen dan berusaha menjaga kondisi pasokan unit agar dapat semakin cepat memenuhi permintaan konsumen.”
Secara total, All New HR-V telah terjual hingga 7.887 unit sejak diluncurkan Maret lalu. Waktu tunggu saat ini berkisar antara 2 – 3 bulan tergantung dari tipe, warna dan juga lokasi diler.
Selain All New HR-V, pasokan untuk beberapa model CBU yang terkendala kelangkaan komponen khususnya All New Civic RS juga mulai kembali meningkat pada Juli ini.
Pada semester pertama tahun ini, Honda mencatat wholesale sebesar 62.586 unit, lebih besar 15,8 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kontribusi terbesar di paruh pertama tahun ini disumbangkan oleh Brio dengan capaian 27.738 unit, yang sekaligus menjadi model dengan penjualan tertinggi di Indonesia pada periode itu. [dp/MTH]

