Raih 5 Kemenangan Berturut-turut, Peluang Verstappen Juara Dunia 2022 Terbuka Lebar

DAPURPACU – Pebalap tim Red Bull Racing, Max Verstappen nampaknya mulai melihat titel Juara Dunia Formula 1 2022 sudah di depan mata, berkat kemenangannya di seri GP Monza akhir pekan lalu.

Podium perdana yang diraih pria berpaspor Belanda ini di Temple of Speed semenjak berkarier di F1 pada 2016 silam, menjadi kemenangan kelima secara berturut-turut.

Total 11 kemenangan yang sudah diukir oleh Verstappen sepanjang gelaran F1 2022, menjadikannya sebagai pebalap ‘jet darat’ paling produktif musim tahun ini.

Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Sri Adinegara mengatakan, kemenangan Verstappen di GP Monza kembali menunjukkan kemampuannya sebagai pebalap terbaik yang dimiliki oleh tim.

“Meski mendapat sanksi penalti tak menyurutkan dirinya untuk meraih kemenangan 5 kali berturut-turut musim ini. Sergio Perez juga tampil maksimal meski berbagai kendala dihadapi, kita yakin dirinya bisa tampil maksimal pada seri berikutnya,” ujarnya.

Verstappen harus mendapatkan sanksi penalti mundur lima posisi pasca penggunaan beberapa komponen baru pada RB18. Padahal dia mampu menorehkan vaktu tercepat kedua di sesi kualifikasi.

Baca juga:  Federal Oil dan Gresini Racing MtooGP Kembali Berkolaborasi di Musim 2023

Dengan begitu dia harus memulai balapan dari grid ke 7, dan berhasil merangsek ke urutan 3 setelah bendera start dikibarkan. Faktor kehati-hatian membuatnya mampu melewati tikungan pertama dengan mulus.

“Pada lap awal saya harus berhati-hati, serta paling penting tak terlibat masalah,” jelas Verstappen, dalam keterangan tertulisnya usai balapan, Senin (12/9).

“Kemudian bisa bergegas ke posisi 3 bahkan hingga posisi dua. Dilanjutkan melihat peluang menyalip Charles serta bisa melihat kemampuan ban kami lebih baik,” ujarnya.

Pebalap asal Belanda ini menegaskan secara keseluruhan kemampuan RB18 sepanjang pekan ini, terutama saat balapan, cukup diakui performanya sangat kuat.

“Laju mobil sangat bagus di setiap penggunaan ban dan kita sangat nyaman melesat di sirkuit. Anda harus mencoba tampil sesempurna mungkin di tempat sekeren ini, sejauh ini kita tampil bagus,” tambahnya.

Sementara Sergio Perez yang diharapkan bisa bergabung di podium bersama Verstappen, sayangnya harus mengalami kendala di bagian rem kanan yang terbakar.

Baca juga:  Raih Kemenangan di F1 Singapura, Sergio Perez Siap Gusur Posisi Dua

Start dari posisi 13 akibat terkena penalti karena melakukan penggantian komponen mesin, membuatnya harus banyak melakukan pengereman ekstra di lintasan.

Kondisi ini membuat ban tidak rata, mengakibatkan vibrasi dan ini tentunya memengaruhi kecepatan mobil. Meski alami kendala, Perez sempat torehan waktu tercepat saat balapan 1:24,030 detik.

Menurutnya, awal start semuanya berjalan mulus, hingga naik beberapa posisi. Disayangkan sistem pengereman alami panas berlebih, hingga keluarkan api, sehingga harus melakukan pit stop.

“Di lap awal gunakan ban kompon keras tak ada kendala temperatur, karena saya harus sudah angkat gas dan meluncur. Banyak kehilangan waktu tapi masih bisa dikompromi. Akibat insiden itu memengaruhi jalannya balapan dan harus menjaga penggunaan ban,” beber Perez.

Finis di posisi 6 pada sirkuit Autodromo Nazionale Monza, Italia, membuat Perez tidak puas, sehingga banyak yang harus dilakukan untuk bisa kembali ke posisi puncak.

Baca juga:  Begini Keseruan Konsumen dan Perwakilan Jaringan Federal Oil Nonton MotoGP Jepang

“Saya akan kembali ke simulator dan berlatih untuk mendapatkan semangat bertarung lagi,” tegasnya lebih lanjut.

Kemenangan yang diraih di GP Monza memperkokoh posisi Verstappen di puncak klasemen sementara Juara Dunia F1 2022, dengan mengantongi 335 poin atau unggul 116 poin dari rivalnya diposisi kedua.

Sementara persaingan mulai ketat untuk memperebutkan posisi 2 hingga 4. Tiga pebalap punya selisih poin yang sangat rapat, yaitu Charles Leclerc di posisi kedua dengan 219 poin, di bawahnya ada Sergio Perez 210 poin, dan George Russell di urutan keempat meraih 203 poin.

Seri berikutnya akan berlangsung di Singapura pada 2 Oktober mendatang. Peluang besar bagi Verstappen meraih titel Juara Dunia keduanya jika kembali meraih podium pertama di sirkuit jalan raya tersebut.

“Masih ada enam seri lagi, dan kita nantikan keseruannya di Singapura, dan semoga saja Verstappen bisa tampil impresif dan mempersembahkan kemenangan,” tutup Adinegara. [dp/MTH]