Mudahnya Perawatan Motor Skutik, ini yang Harus Anda Tahu

DAPURPACU – Tak bisa dipungkiri, skuter matik alias skutik terus menjadi mobilitas harian favorit masyarakat, khususnya bagi Anda yang beraktivitas di area perkotaan.

Hal ini lantaran skutik sangat praktis dan mudah digunakan dengan biaya perawatan relatif terjangkau. Pengendara tak perlu repot menginjak atau mencungkil tuas gigi seperti motor bebek atau jenis motor sport.

Tapi yang harus diingat, perangkat transmisi otomatisnya pun ternyata membutuhkan perawatan agar motor tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan.

Jajaran motor yang dipasarkan oleh Yamaha khususnya matik (CVT), didukung beberapa fitur terbaru yang mengutamakan kemudahan pelanggan untuk kontrol perawatan.

Adalah aplikasi My Yamaha dan Y-Connect, serta teknologi yang sudah disematkan dalam mesin terbaru “Blue Core”.

Sistem CVT (Continuously Variable Transmission) dirancang untuk memudahkan pengguna tanpa harus repot memindahkan gigi, tapi performa tetap bagus. Berikut ini tips perawatan transmisi otomatis dari Yamaha.

1.Periksa V-belt
Bagian dari komponen CVT ini berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke roda belakang. V-belt yang kurang terawat atau sudah termakan usia bisa menyebabkan putus dan membahayakan keselamatan pengendara.

2. Periksa bagian roller
Komponen ini juga berfungsi sebagai pemberi tekanan keluar pada rumah roller. Hal ini bisa memberikan perubahan pada mekanisme V-belt, sehingga roda bisa bergerak.

Pada motor matik, fungsi roller adalah untuk membantu mengatur putaran mesin dari rendah ke tinggi.

3. Rawat kampas kopling
Komponen tersebut juga untuk menyalurkan tenaga mesin menuju roda belakang. Jika kampas kopling mulai aus, maka tenaga yang tersalurkan kurang optimal.

4. Ganti oli transmisi secara rutin
Untuk melumasi celah-celah sempit pada gear CVT, yang membuatnya mampu menahan temperatur tinggi pada daya pelumasan. Agar kinerjanya optimal, Anda harus rutin mengganti oli transmisi.

5. Lakukan servis berkala dan gunakan spare part resmi
Untuk performa transmisi otomatis, lakukan pengecekan secara berkala di bengkel resmi. Pengecekan part dan pembersihan area CVT untuk mengurangi tingkat gesekan yang disebabkan oleh debu/kotoran. [dp/IS]

Previous articleLima Tips Penting Cara Merawat Starter Sepeda Motor
Next articlePO Pandawa 87 Rilis Bus Baru Berbasis Hino RM 280 Dan Bodi Skylander R22 SHD