DAPURPACU – PT Industri ION Mobilitas (ION Mobility) menjadi pendatang baru di pasar sepeda motor listrik di Indonesia. Kehadirannya pun ingin meramaikan pasar motor listrik yang makin berkembang di Tanah Air.
Memanfaatkan acara Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022, ION Mobility menandatangani nota kesepahaman dengan PT PLN (Persero) untuk pengadaan infrastruktur pengisian daya sepeda motor listrik.
Sebagai langkah awal, kerja sama ini akan dimulai dengan menghadirkan 100 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di wilayah DKI Jakarta.
CEO dan Founder ION Mobility, James Chan mengatakan, jalinan kerja sama tersebut merupakan langkah pertama perusahaan dalam menghadirkan dukungan ritel dan purna jual di Indonesia.
“Kami memiliki sejumlah sepeda motor elektrik dalam pengembangan, dan pastinya akan kami perkenalkan ke seluruh calon konsumen pada kesempatan selanjutnya!” ujarnya.

“Kami juga tengah menjalin kemitraan dengan PLN untuk memberikan solusi dan meningkatkan layanan pengisian daya sepeda motor EV,” tutur James, pada seremoni penandatangan MOU dengan PLN di pameran IMOS 2022.
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN memaparkan, pihaknya akan terus menjalin kerja sama dengan para pelaku industri untuk memperluas jaringan pengisian daya kendaraan listrik.
Di sisi lain, pihak PLN juga berkomitmen untuk mendukung transisi Indonesia menuju kendaraan listrik, dengan terus menjaga ketersediaan energi.
“Kami berharap dapat terus memahami kebutuhan pengguna (EV) di Indonesia, meningkatkan kemudahan pemakaian dan keandalan dari teknologi pengisian daya EV, termasuk dalam membuat biayanya semakin efisien,” tambahnya.
Ke depannya, pengadaan SPLU ini akan dilakukan di beberapa kota lainnya di Indonesia dengan menyesuaikan kebutuhan pasar.

Untuk memudahkan pencarian titik SPLU yang telah beroperasi ini, pengguna kendaraan listrik bisa mencarinya melalui aplikasi mobile ION Mobility dan PLN.
Melalui aplikasi itu, pengguna sepeda motor listrik diharapkan dapat mencari dan menggunakan lebih dari 2.900 SPLU di Jakarta, dan lebih dari 6.500 SPLU di seluruh Indonesia.
James memaparkan, selain kontribusi jaringan SPLU PLN, pihaknya juga tidak sabar untuk melakukan inovasi teknologi pengisian daya cepat untuk ION Mobility dan motor EV lainnya dalam beberapa tahun kedepan.
Berkat teknologi tersebut (fast charging), diklaim para pengguna sepeda motor listrik dapat mencapai jarak berkendara hingga 100 km hanya dengan mengisi daya selama 15 menit!
“Kami yakin infrastruktur energi yang ideal untuk mendorong transisi penuh ke motor EV di Indonesia mencakup jaringan stasiun pengisian daya cepat, alat pengisi daya cepat di rumah, dan stasiun penukaran baterai yang didukung oleh jaringan PLN,” pungkas James. [dp/IS]

