BlackAuto Battle Seri 2 Digelar di Bali, Banjir Inovasi Dari Modifikator

DAPURPACU – Ajang modifikasi mobil, BlackAuto Battle (BAB) 2022 kembali digelar dengan mengambil lokasi di Pantai Pandawa, Bali, yang berlangsung akhir pekan lalu (29/10).

Even ini menjadi seri kedua dari serangkaian even berjargon ‘Real competition, True Champion’ yang dihelat sepanjang tahun ini, sekaligus Bali didapuk sebagai tuan rumah di East Region.

Dipilihnya Bali sebagai lokasi kedua BAB 2022 diklaim mengalami kemajuan pesat dalam industri car tuning belakangan ini, seiring semakin mudahnya akses transportasi dan informasi.

Di sisi lain, perwakilan pelaksana BAB 2022, Boy Prabowo mengakui, Bali dianggap mampu memberikan cita rasa berbeda dalam car tuning yang memang sedang digandrungi.

“Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya rumah-rumah modifikasi, installer dan bagian industri car tuning lainnya yang membangun bisnisnya di pulau itu,” ujarnya.

“Animo Bali dan sekitarnya sangat baik, terbukti semua slot kompetisi terisi maksimal terutama pada kelas Contest dan Culture,” terang Boy, dalam siaran resmi, Sabtu (5/11).

Baca juga:  We Ride As One 2026, Momen 100 Tahun Ducati di Pulau Bali

Seperti pada seri sebelumnya, BAB 2022 Bali tetap menyuguhkan sebuah kompetisi modifikasi dan car audio yang berbeda dari kompetisi yang ada di Indonesia.

Dalam penjurian, BAB kembali menggandeng asosiasi Asia Pacific Car Tuning (APACT), agar penjurian dilakukan dengan fair menggunakan metode terukur sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan dengan even lain tentunya, BAB 2022 menggandeng tiga asosiasi Internasional untuk melakukan penjurian pada kelas Black Out Loud yaitu EMMA (Eropa), CAN (Indonesia/Asia) dan MECA (Amerika),” tambah Boy.

Sebagai informasi, BlackAuto Battle 2022 melombakan Black Out Loud yang terbagi dalam tiga kelas kompetisi, mewakili berbagai genre berbeda, yaitu SQ, SQL dan SPL.

“Masih menggandeng APACT sebagai asosiasi penjurian modifikasi, tahun ini kompetisi dibagi dalam dua kelas besar, yaitu ‘Contest’ dan ‘Culture’, disesuaikan dengan demand dan trend saat ini,” sambungnya.

Baca juga:  We Ride As One 2026, Momen 100 Tahun Ducati di Pulau Bali

Untuk kelas SQ (Sound Quality), adalah genre hi-end dalam dunia car audio yang mencari tonal akusari, staging, imaging serta listening pleasure menggunakan perangkat software yang sudah ditentukan.

Sementara SQL (Sound Quality Loud) merupakan konsep penilaian penggabungan antara nilai SQ dan SPL dengan penilaian dilihat dan didengar di luar kabin mobil.

Juri SQL tahun ini adalah salah satu professional audio dibidang speaker builder, speaker dan pasif designer sekaligus salah satu international judge, yaitu Maslim Djanuanto.

Terakhir kelas SPL (Sound Preassure Level), sebuah kompetisi adu kencang car audio dengan satuan desibel yang diukur via alat ukur profesional terbaru di dunia, Term Lab Magnum.

Term Lab merupakan alat ukur yang digunakan oleh hampir semua asosiasi pertandingan car audio dunia, termasuk di BAB 2022 menggunakan seri terbaru Magnum.

“Dapat dikatakan BAB 2022 menjadi ajang modifikasi berskala nasional pertama di Indonesia yang menggunakan alat ukur ini,” tandasnya. [dp/MTH]

Previous articleTest Drive Wuling Almaz Hybrid di Sirkuit Balap Formula E
Next articleYamaha Indonesia Kenalkan Program My Yamaha Motor Members