Begini Cara Daihatsu Bagikan Tips Berkendara Aman di Jalan Tol Buat Klub Mobil

DAPURPACU – Rangkaian aktivitas dilaksanakan sepanjang digelarnya even Daihatsu Week at Resta Pendopo KM 456, di Rest Area Salatiga, Jawa Tengah, 17–20 November 2022.

Sharing edukatif menjadi salah satu agenda kegiatan yang dihelat, dimana aktivitas tersebut pihak Daihatsu mengajak empat komunitas untuk berpartisipasi dalam acara itu.

Dikemas dalam acara talkshow bertema ‘Safety in Highway’, keempat klub itu yakni Terios Rusch Club Indonesia, Terios Indonesia, All New Rush Terios Indonesia dan Terios Club Indonesia.

“Melalui Daihatsu Week at Resta Pendopo KM 456, kami ingin berbagi tips berkendara aman kepada pelanggan yang sedang beristirahat sekaligus refreshing di rest area ini,” kata Ben Faqih, Head People Development Department – Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor.

Dalam talkshow ini, Daihatsu mengundang Senior Instructure Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana sebagai narasumber dalam acara tersebut.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Pemilihan tema karena pesatnya perkembangan jalan tol di Indonesia, sekaligus meningkatkan persiapan para pengemudi saat berkendara menempuh perjalanan jauh melewati rute jalan tol agar berkendara jadi aman dan nyaman bersama keluarga.

Sony menuturkan bahwa kondisi dan medan di seluruh jalan tol di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda, dengan jalanan dalam perkotaan.

“Jalan tol memiliki medan halus, relatif panjang dan tidak berliku, sehingga cenderung ‘memancing’ pengendara untuk tancap gas tanpa menghiraukan batas kecepatan kendaraan,” jelas Sony.

Menurutnya, pentingnya melakukan tiga persiapan sebelum memasuki jalan tol. Pertama, persiapan fisik pengemudi dimana pengemudi harus tidur cukup minimal 7 jam sebelum berkendara untuk meminimalisir kelelahan saat di jalan tol.

Kedua, pengecekan mobil untuk kelayakan ketika berkendara jarak jauh, seperti pengecekan tekanan angin, ketebalan ban, kondisi mesin, dan hal penting lainnya.

Terakhir adalah pemilihan rute dan waktu keberangkatan, karena berkendara siang atau malam, memiliki kondisi tantangan yang berbeda bagi pengendara khususnya.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Beberapa aspek lain terkait keselamatan di jalan tol juga perlu diperhatikan, mulai dari batas kecepatan, etika menggunakan lajur kanan dan kiri, menjaga jarak aman, dan keharusan beristirahat setelah berkendara selama 3 jam.

Ketika beristirahat di rest area, pengendara juga dapat melakukan senam ringan untuk menyegarkan otot, syaraf dan otak, sehingga peredaran darah serta oksigen lancar kembali guna melanjutkan perjalanan dengan kondisi fisik optimal.

Selain itu, pengguna jalan tol juga kerap kali dihadapkan dengan kondisi aquaplaning saat berkendara ketika sedang terjadi hujan lebat.

Pengemudi tetap fokus dan kurangi kecepatan saat hujan turun serta mengambil lajur kiri dengan kecepatan konstan maksimal 60 km/jam. Nyalakan lampu senja/lampu kabut dan hindari menyalakan hazard.

Jika terlanjur mengalami selip karena kondisi aquaplanning, usahakan melakukan counter steer dengan mengarahkan ke depan/ke tujuan, serta melepas kaki dari pedal gas dan tidak menginjak pedal rem, guna menghindari selip berlebih yang juga bisa berdampak pada kendaraan terguling.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

“Semoga sharing ini bermanfaat dan dapat diterapkan kepada seluruh pengunjung agar berkendara jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bersama keluarga dan sahabat,” tutup Ben. [dp/MTH]

Previous articleHyundai Siapkan Mobilitas Udara di Ibu kota Nusantara
Next articleHonda Accord Terbaru Mulai Dijual di Amerika Tahun Depan