Mengulik Lebih Dekat Teknologi Transmisi D-CVT

DAPURPACU – Teknologi transmisi D-CVT atau Dual Mode Continuously Variable Transmission sudah dipasangkan di beberapa produk Daihatsu, seperti All New Xenia, Rocky dan Sirion.

Dalam mengembangkan transmisi baru ini, Daihatsu mampu memunculkan keunggulan seperti akselerasi lebih halus, rasio gigi lebih panjang serta memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Berbeda dengan transmisi konvensional pada umumnya, D-CVT memiliki kesamaan yang serupa, tapi perbedaannya terletak pada split gear yang bekerja pada saat kecepatan tinggi, minimal 60 km/jam.

Dengan begitu, D-CVT juga tetap menggunakan sepasang puli (puli primer dan puli sekunder) yang dihubungkan oleh sebuah sabuk baja sebagai penggeraknya.

Teknologi transmisi D-CVT telah terpasang di Daihatsu Rocky, All New Xenia dan New Sirion.

D-CVT adalah transmisi yang memiliki mekanisme kerja menggunakan belt/pulley seperti CVT konvensional lainya. Tapi yang berbeda adalah kombinasinya dengan Planetary Gear.

Kedua sisi masing-masing pulley bisa bergerak ke kanan atau ke kiri, sehingga lebar kedua puli bisa berubah baik melebar atau pun menyempit.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Perubahan ini otomatis mengubah diameter sabuk di kedua puli dan rasio gigi yang dipakai. Pada D-CVT, perpindahan gigi yang terjadi dari mobil dalam keadaan diam hingga ke kecepatan rendah hingga menengah.

Tujuan penggunaan split gears ini agar transmisi energi yang terjadi lebih efisien atau terbuang lebih sedikit. Alhasil akselerasi mobil dapat maksimal sekaligus dapat menghemat konsumsi bahan bakar.

Penggunaan teknologi D-CVT juga tidak jauh berbeda dengan transmisi Automatic pada umumnya, seperti tuas transmisi pada posisi D (drive) untuk melaju, R (reverse) untuk mundur.

Sementara transmisi Daihatsu Rocky dilengkapi dengan posisi S (sport) yang berfungsi mendapatkan akselerasi lebih tinggi, juga posisi M (manual) yang memungkinkan pengemudi dapat merasakan sensasi memindahkan gigi secara manual.

Sedangkan khusus untuk New Sirion dilengkapi dengan posisi B (brake) untuk memaksimalkan engine brake saat menemui kondisi permukaan jalan menurun.

Merawat transmisi D-CVT juga terbilang mudah, cukup dua hal yang harus dipastikan dilakukan yaitu melakukan pengecekan volume, serta kualitas oli secara berkala.

Baca juga:  Daihatsu Club Tournament 2026, Ajang Solidnya Komunitas

Pengecekan tersebut dapat dilakukan setiap 20.000 km atau 12 bulan, dan penggantian oli setiap 80.000 km atau 48 bulan mana yang lebih dulu tercapai. [dp/TH]

Previous articleInilah 3 Mobil Daihatsu Hasil Penerapan Platform DGNA
Next articleDaihatsu Berikan Edukasi Penting Saat Pelanggannya Mudik