DAPURPACU – Para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berlaga di kelas Asia Production 250 cc (AP250) berhasil menguasai podium Sepang International Circuit, Malaysia.
Pada balapan pertama ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) seri kedua, Sabtu (13/5), Rheza Danica Ahrens, Veda Ega Pratama dan Herjun Atna Firdaus mampu merebut podium 1-3.
Sejak awal, ketiganya pun mampu menguasai jalannya balapan setelah sebelumnya mengisi grid terdepan. Bahkan saat lampu start menyala, ketiga pun berambisi saling mengisi posisi depan.
Memasuki lap kedua, kekuatan pebalap AHRT mulai tak terbendung dengan terus memberikan jarak pada rival-rivalnya. Aksi saling salip pun terjadi sepanjang balapan.
Hingga akhir lap, pebalap asal Pati Jawa Tengah, Herjun mulai memimpin, kemudian disusul oleh Rheza dan Veda di posisi podium 2 dan 3.

“Race pertama ini berjalan sesuai harapan. Feeling saya sangat kuat sejak di sesi latihan dan kualifikasi. Belajar dari putaran pertama, saya fokus untuk bisa lepas dan tidak terjebak di rombongan kedua,” ucapnya.
“Saya melakukan start dengan baik dan mencoba menjaga ritme. Alhamdulillah saya meraih kemenangan pertama untuk Astra Honda di musim balap 2023 ini,” tambahnya.
Rheza pun mengaku bangga dengan hasil yang diraihnya di putaran kedua ini. Berbekal setting motor yang tepat, dia mencoba menjaga irama balap seperti yang dilakukan di putaran Buriram.
“Harapannya, jarak bisa terus terjaga dan memudahkan saya untuk bisa kembali meraih juara. 20 poin yang didapat di race pertama ini sangat penting, saya akan berusaha tampil lebih baik di race kedua besok,” imbuhnya.
Kurang Maksimal
Sementara di kelas Supersports 600 (SS600), kedua pebalap asal Jawa Timur yakni M. Adenanta Putra dan Gerry Salim masih belum memberikan hasil maksimal di seri ARRC Malaysia ini.

Keduanya bahkan memiliki asa untuk bisa lebih kompetitif di ajang balap 600 cc tersebut agar terus dapat memperbaiki performanya di seri-seri berikutnya.
Adenanta yang start dari posisi ketujuh, sejak awal terus menekan dalam persaingan lima besar. Namun Adenanta harus puas untuk finish di posisi 6.
“Saya memulai start cukup bagus di posisi 7. Namun persaingan sangat ketat, usaha saya untuk terus memperbaiki jarak kurang berlangsung baik. Saya akan berusaha lebih keras di race 2 besok,” ujar Adenanta.
Sementara Gerry yang start dari posisi 12, harus berusaha keras menghadapi rapatnya persaingan posisi di grup ketiga, hingga ia pun finish di posisi ke 11.
“Saya mengalami beberapa kesulitan beradaptasi dan mendapatkan settingan maksimal. Masalah teknis langsung mendera. Race 2 besok saya akan berusaha lebih kuat,” tutup Gerry. [dp/TH]

