DAPURPACU – PT Aneka Petroindo Raya (bp-AKR) resmi mengoperasikan SPBU bp Puspitek Raya di jalan Puspitek, Babakan, Tangerang, dengan mengusung konsep compact site.
SPBU bp Compact adalah tipe SPBU dimana tangki penyimpanan bahan bakar tidak di tanam di dalam tanah (Under Ground Tank/UGT), tapi tipe container dengan penyimpanan AGT (Above Ground Tank).
Dengan hadirnya outlet ini menjadikan SPBU bp compact site ke 8 dari total 41 SPBU bp yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur.
Sebelumnya bp-AKR telah mengopoperasikan dua SPBU bp baru yang dikembangkan skema COCO yaitu, SPBU bp Alternatif Sentul, Bogor dan SPBU bp Batu Malang, Jawa Timur.
Direktur Marketing bp-AKR, Vanda Laura mengatakan, bp-AKR terus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bakar dan layanan berkualitas dengan mengembangkan jaringan SPBU-nya.

Menurut Vanda, terus dibukanya SPBU bp seiring jumlah kendaraan baru baik mobil maupun sepeda motor yang terus tumbuh di Indonesia dari tahun ke tahun.
Di sisi lain, lanjut dia, disebutkan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya bahan bakar berkualitas juga semakin meningkat, tanpa mengindahkan harganya.
“Perluasan jaringan SPBU bp merupakan bentuk komitmen bp-AKR dalam berkontribusi menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar khususnya di wilayah operasi kami,” imbuhnya.
Seperti outlet-outlet sebelumnya, SPBU bp Puspitek Raya menyediakan rangkaian bahan bakar yang meliputi BP Ultimate, BP 92, BP 90 (khusus Jabodetabek) dan BP Diesel.
Di area SPBU juga tersedia berbagai fasilitas seperti mini market, kedai kopi, gerai makanan cepat saji, tempat pengisian air dan angin, mushola dilengkapi AC, hingga toilet bersih.
bp-AKR banyak menghadirkan beragam promo menarik bagi pelanggan mulai dari program gratis bensin 1 liter, voucher BBM untuk sepeda motor dan mobil, hingga promo cash back.

Vanda menambahkan, fasilitas terintegrasi ini bentuk komitmen bp-AKR dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar dan layanan berkualitas.
“Kami optimis SPBU bp-AKR di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur akan terus tumbuh dan untuk dapat melayani masyarakat lebih luas,” tandas Vanda.
bp-AKR mengajak pebisnis individual maupun korporasi untuk menjadi mitra dalam mengembangkan jaringan bisnis SPBU bp melalui skema DODO (Dealer Owned Dealer Operated).
Sebagai informasi, dari total 41 jaringan SPBU bp yang telah beroperasi saat ini, tujuh diantaranya merupakan hasil dari program kemitraan dealer (DODO).
“Melalui program kemitraan yang dikembangkan, baik di bisnis ritel SPBU maupun kemitraan Non-Fuel (NFR), bp-AKR optimis bisnis SPBU bp dapat tumbuh lebih pesat,” tutup Vanda. [dp/TH]

