DAPURPACU – Perusahaan pembuat motor listrik di Indonesia, PT Alessa Motors Nusantara resmi menyerahkan Alessa Duo kepada konsumen pertamanya, yaitu Dwi Satrio.
Unit motor listrik yang diproduksi di pabrik di kawasan EJIP – Cikarang, Jawa Barat diserahkan kepada Ketua Yayasan yang menaungi tiga sekolah swasta di Jabodetabek itu.
Prosesi serah terima unit dilakukan langsung oleh General Manager Alessa Motors Nusantara, Rudianto Lim di Sekolah St. Caroline, Sunter, Jakarta Utara, 31 Juli lalu.
Disebutkan bahwa motor listrik Alessa merupakan hasil dari dedikasi dan inovasi teknologi terkini, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di area sekolah.

Keputusan untuk menggunakan motor listrik ini menjadi bagian komitmen bersama dalam menjalankan praktik ramah lingkungan dan memperkenalkan konsep keberlanjutan kepada siswa dan masyarakat.
Saat ini, Dwi Satrio merupakan Ketua Yayasan yang menaungi tiga sekolah swasta sekaligus, yakni St. Caroline, Citra Kasih dan Mutiara Bangsa 1.
Rudianto mengaku bangga dapat berkontribusi pada kemajuan pendidikan di lingkungan sekolah dengan menyediakan solusi transportasi yang ramah lingkungan, khususnya di area sekolah.
“Semoga motor listrik ini dapat menjadi contoh bagi banyak institusi lainnya untuk beralih ke teknologi bersih,” imbuhnya, dalam siaran resmi, Selasa (8/8).
Dwi pun berharap motor listrik Alessa Duo bisa memberikan dampak positi bagi mobilitas operasional sekolah yang dinaunginya, sekaligus memberi contoh nyata.

“Bagaimana teknologi bisa membantu mewujudkan lingkungan lebih hijau. Kami berkomitmen untuk terus mengajarkan nilai-nilai keberlanjutan kepada para siswa,” tambahnya.
Nantinya motor listrik Alessa Duo akan digunakan oleh staf sekolah untuk keperluan operasional, seperti patroli keamanan, transportasi antar gedung dan aktivitas administratif lainnya.
Alessa Motor Nusantara juga menyediakan fasilitas Fast Charging Unit di sekolah-sekolah tersebut, untuk memberikan kemudahan saat pengisian daya baterainya.
Alessa Duo merupakan salah satu varian motor listrik terbaru dengan Rated Power 1500 watt, dengan daya jelajah hingga yang diklaim mencapai 550 km. Plus baterai dengan teknologi Lithium Iron Phospate.
Rudianto berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh sinergi antar sektor swasta dan pendidikan untuk mencapai lingkungan yang lebih baik dan masa depan lebih cerah bagi generasi mendatang. [dp/TH]

