Friday, 17 July 2026

Kampas Rem Baru Tidak Pakem, Mungkin Ini Penyebabnya

Date:

DAPURPACUID – Kampas rem, komponen utama pada kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai sistem pengereman yang bertugas untuk mengurangi atau menghentikan laju kendaraan.

Kampas rem memiliki umur pakai yang bervariasi tergantung pada gaya berkendara, jenis kendaraan, dan kondisi jalan. Jika kampas rem sudah tipis atau aus, sebaiknya segera diganti untuk menghindari risiko kecelakaan akibat pengereman yang tidak optimal.

Fungsi kampas rem pada kendaraan bermotor, selain membuat pengereman menjadi lebih mudah, juga membuat pengaturan pengereman sama mudahnya.

Komponen yang berada di lapisan kampas ini berfungsi agar sistem pengereman bisa bekerja maksimal, terutama ketika kendaraan melaju serta ingin berhenti dan berbelok. Namun terkadang, ada kampas rem baru yang tidak pakem. Ini bisa terjadi karena beberapa alasan, yaitu:

  1. Proses Break-In (Adaptasi Kampas Rem Baru)
    Kampas rem baru membutuhkan waktu untuk menyatu sempurna dengan permukaan cakram atau tromol. Proses ini disebut break-in atau bedding-in. Jika kampas belum melalui proses ini, performa pengereman bisa kurang maksimal.
  2. Permukaan Cakram atau Tromol Tidak Rata
    Jika cakram atau tromol rem sudah aus atau tidak rata, kontak dengan kampas rem baru tidak optimal. Hal ini bisa menyebabkan pengereman kurang pakem.
  3. Material Kampas Rem
    Kampas rem yang kualitasnya kurang baik atau tidak sesuai spesifikasi kendaraan bisa berdampak pada daya cengkeram. Pilih kampas rem dari merek terpercaya dan sesuai dengan jenis kendaraan Anda.
  4. Pemasangan Tidak Tepat
    Jika kampas rem tidak dipasang dengan benar, misalnya posisi atau kelurusan tidak sesuai, hal ini dapat mengurangi efektivitas pengereman.
  5. Kampas Rem Masih Berminyak atau Kotor
    Kadang-kadang, kampas rem baru memiliki lapisan minyak pelindung dari pabrik. Jika minyak ini tidak dibersihkan sebelum pemasangan, bisa mengurangi daya cengkeram.
  6. Kondisi Sistem Rem
    Sistem rem, seperti kaliper, master rem, atau saluran minyak rem, mungkin bermasalah. Jika tekanan atau distribusi fluida rem tidak optimal, kampas baru tetap tidak akan bekerja dengan baik.
Baca juga:  Stop Cuci CVT Pakai Bensin! Ini Cara Benar Atasi Matic Gredek ala AHASS

Solusi:
Lakukan proses bedding-in dengan pengereman ringan hingga sedang beberapa kali untuk membuat permukaan kampas rem dan cakram/tromol menyatu.

Periksa cakram atau tromol, dan lakukan skir atau ganti jika diperlukan, pastikan kampas rem yang digunakan berkualitas baik dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Pastikan pemasangan kampas rem dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman. Bersihkan kampas dan cakram rem dengan cairan pembersih khusus sebelum digunakan. Periksa seluruh sistem rem untuk memastikan tidak ada masalah tambahan.

Jika masalah tetap berlanjut, sebaiknya bawa kendaraan ke bengkel terpercaya untuk pengecekan rutin di bengkel AHASS agar seluruh fitur dan komponen sepeda motor, termasuk ban, tetap bisa bekerja secara optimal.

Ada baiknya memanfaatkan pula layanan booking service dan layanan kunjung AHASS untuk kebebasan waktu dalam melakukan service. [dpid/TH]

Share post:

spot_img

More like this
Related

Digiroad Pangkas Harga Membership, Mulai Rp175 Ribu per Tahun

DAPURPACUID – Memiliki kendaraan pribadi kini tidak hanya soal...

Daihatsu Bukittinggi Kini Punya Layanan 3S dan Body Repair

DAPURPACUID – Astra Daihatsu terus memperluas jangkauan layanannya di...

BFI Finance Bidik Tren EV Lewat Kredit Mobil Listrik Bekas

DAPURPACUID - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia tidak hanya...

Honda Tutup JFK 2026 dengan 6.500 SPK, Vario Masih Sulit Digeser

DAPURPACUID - Panggung megah Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026...