Jaga Performa Motor, Jangan Abaikan Kondisi Bearing

DAPURPACUID – Performa motor bisa drop drastis hanya karena bearing aus atau rusak. Komponen kecil ini punya peran besar dalam kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Bearing atau lazim disebut laher adalah bagian penting dalam sistem pergerakan di beberapa komponen pada motor. Fungsinya mengurangi gesekan antar komponen yang berputar, agar putaran roda maupun mesin tetap halus dan efisien.

Tanpa bearing yang bekerja secara optimal, motor tidak hanya jadi kurang nyaman saat dikendarai, tapi juga lebih berisiko mengalami kerusakan serius.

Pada motor, bearing tersebar di berbagai bagian penting seperti roda, crankshaft (poros engkol), gearbox, dan bagian rotating lainnya.

Jenisnya pun beragam mulai dari ball bearing, roller bearing, hingga plain bearing, dimana masing-masing disesuaikan dengan kebutuhan kerja yang berbeda.

Namun, seiring waktu dan pemakaian, bearing bisa aus atau bahkan rusak. Berikut beberapa alasan penting kenapa penggantian bearing motor tak boleh ditunda.

Baca juga:  943 Peserta Dibekali Skill Kerja lewat Wahana Workshop for Work

Mengapa Bearing Perlu Diganti?

1. Keausan Akibat Pemakaian

Gesekan terus-menerus menyebabkan bola atau rol di dalam bearing aus. Jika dibiarkan, motor akan kehilangan efisiensi dan performanya menurun drastis.

2. Risiko Kerusakan Struktural

Laher yang sudah rusak dapat menyebabkan deformasi, kebocoran pelumas, hingga kerusakan fatal pada komponen yang terhubung. Di beberapa kasus, bisa membuat motor mogok di tengah jalan.

3. Umur Pakai Sudah Habis

Idealnya, ganti bearing motor dilakukan saat usia kendaraan melewati 3 tahun atau setiap 4.000 km. tapi jika motor sering melewati jalan rusak atau genangan banjir, kerusakan bisa datang lebih cepat.

Bahaya Jika Bearing Rusak Dibiarkan

– Stabilitas Berkendara Menurun
Putaran roda jadi tidak stabil, membuat motor terasa limbung atau sulit dikendalikan. Sangat berbahaya terutama saat kecepatan tinggi.

– Konsumsi BBM Lebih Boros
Bearing seret membuat kerja mesin jadi lebih berat. Efeknya, motor jadi boros bahan bakar karena tenaga banyak terbuang hanya untuk mengatasi gesekan.

Baca juga:  All New Vario 125 Resmi Menyapa Warga Jakarta dan Tangerang

– Risiko Kecelakaan Meningkat
Kondisi bearing yang sudah rusak bisa membuat handling motor tidak responsif. Saat melakukan manuver mendadak atau pengereman, motor tidak bisa bekerja optimal.

Servis di AHASS, Aman dan Terjamin

Untuk menjaga performa bearing motor tetap optimal, lakukan pengecekan bahkan penggantian secara rutin hanya di bengkel resmi Honda seperti AHASS Wahana.

Gunakan bearing asli Honda untuk menjamin daya tahan dan keakuratan komponen. Manfaatkan layanan booking service atau AHASS Kunjung, agar bisa servis motor tanpa harus antre lama.

Ingat, performa maksimal dimulai dari perhatian pada komponen kecil sekalipun, seperti suku cadang yang satu tersebut. [dpid/TH]

Previous articleAbaikan Shockbreaker Rusak? Ini Enam Efek Sampingnya!
Next articleQJMotor Tambah Diler Resmi di Bekasi, Perkuat Jaringan Nasional