Wajib Coba! 10 Langkah Tune Up Motor Biar Performa Maksimal

DAPURPACUID – Merawat sepeda motor bukan sekadar mengganti oli atau mencuci bodi saja. Agar performanya tetap optimal, diperlukan tindakan yang lebih menyeluruh.

Salah satunya melalui proses tune up berkala. Prosedur ini melibatkan serangkaian pengecekan termasuk penyetelan agar semua komponen bekerja sesuai standar pabrikan.

Tune up motor yang dilakukan secara rutin bukan hanya menjaga performa mesin tetap stabil, tapi juga membantu mendeteksi potensi kerusakan lebih awal dan menghemat konsumsi bahan bakar.

Termasuk di dalamnya perlakukan tersebut dapat memperpanjang usia pakai mesin, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Dilansir dari laman resmi Wahana Honda, apa saja langkah penting dalam tune up sepeda motor yang tak boleh terlewat? Berikut 10 langkah yang direkomendasi:

1. Cek dan Ganti Busi

Busi adalah komponen vital dalam sistem pengapian. Jika elektroda aus atau hitam pekat, segera ganti dengan busi baru sesuai spesifikasi pabrikan agar pembakaran tetap sempurna.

Baca juga:  Februari Spesial Salentine, WMS Tebar Diskon Jutaan!

2. Bersihkan atau Ganti Filter Udara

Filter udara yang kotor akan mengganggu aliran udara ke ruang bakar, membuat pembakaran jadi tak efisien. Untuk filter berbahan kertas, sebaiknya langsung diganti jika sudah terlalu kotor.

3. Setel Celah Klep (Valve Clearance)

Klep yang terlalu longgar atau rapat akan mengganggu performa mesin dan mempercepat keausan. Lakukan penyetelan setiap 8.000–12.000 km untuk menjaga tenaga tetap optimal.

4. Bersihkan Karburator atau Throttle Body

Pada motor karburator, bersihkan bagian dalam karburator. Sedangkan untuk motor injeksi, fokus pada throttle body dan semprot injector cleaner bila perlu agar suplai bahan bakar tetap lancar.

5. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban

Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang botak atau retak bisa menurunkan kenyamanan sekaligus membahayakan saat berkendara.

6. Ganti Oli Mesin dan Gardan

Oli mesin idealnya diganti setiap 2.000–3.000 km, sedangkan oli gardan untuk motor matic diganti tiap 8.000–10.000 km. Gunakan pelumas berkualitas untuk perlindungan maksimal.

Baca juga:  Mitsubishi Fuso Siaga 24 Jam, Pupus Zero Down Time Lebaran

7. Cek Sistem Pendingin

Untuk motor berpendingin cair, pastikan air radiator dalam batas normal dan kipas bekerja baik. Segera perbaiki bila ditemukan kebocoran.

8. Periksa Aki dan Sistem Kelistrikan

Aki yang sehat memiliki tegangan 12,5–12,8 volt tanpa beban. Cek juga semua lampu, klakson dan indikator panel untuk memastikan semua berfungsi dengan baik.

9. Setel Rantai atau Cek V-Belt

Rantai harus disetel agar tidak terlalu kendor atau kencang, serta diberi pelumas. Untuk motor matic, pastikan kondisi V-belt tidak retak atau aus.

10. Cek Sistem Rem dan Minyak Rem

Periksa ketebalan kampas rem dan tambahkan minyak rem jika kurang. Sistem pengereman yang prima adalah faktor utama keselamatan berkendara.

Kapan Sebaiknya Tune Up Dilakukan

Tune up motor idealnya dilakukan setiap odometer pada speedometer menyentuh 2.000–3.000 km atau sekitar tiga bulan sekali, tergantung pada frekuensi pemakaian.

Baca juga:  Rindu Kampung Halaman Tanpa Lelah di Jalan, Wahana Honda Buka Pendaftaran Mudik Balik Bareng Honda 2026

Namun jika kondisi motor terasa berat, boros, atau bahkan mesin terdengar kasar, itu pertanda sudah waktunya servis secara menyeluruh.

Untuk hasil terbaik, lakukan perawatan di bengkel resmi AHASS untuk masyarakat pemilik motor Honda, yang memiliki peralatan lengkap dan teknisi tersertifikasi.

Nikmati juga layanan booking service dan servis kunjung AHASS untuk kenyamanan dan kemudahan perawatan motor tanpa harus antre.

Dengan melakukan tune up secara rutin, performa motor akan tetap terjaga, lebih irit, dan tentunya lebih awet. Jangan tunggu hingga motor bermasalah. [dpid/TH]

Previous articleFIFGroup Borong Penghargaan di Ajang PR of The Year 2025
Next articleSemarak IMOS Jamboride 2025, Ratusan Bikers Tumpah Ruah