DAPURPACUID – Penjualan mobil Daihatsu kembali menunjukkan tren positif di awal 2026. Sejumlah model terbukti masih jadi penggerak utama penjualan di pasar otomotif nasional.
Pada Februari 2026, penjualan ritel Daihatsu tercatat mencapai 12.336 unit, atau meningkat sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Januari 2026).
Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh tiga segmen utama, yang secara konsisten jadi tulang punggung penjualan, yakni Commercial Low, LCGC (Low Cost Green Car), dan SUV Medium.
Ketiga segmen kendaraan tersebut secara keseluruhan berhasil menyumbangkan lebih dari 90 persen, dari total penjualan Daihatsu di Indonesia.
Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan dengan harga terjangkau, efisiensi bahan bakar, serta kemampuan menunjang aktivitas usaha masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani menuturkan, capaian ini memperlihatkan konsistensi Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas pelanggan.
“Capaian pada Februari 2026 memperkuat konsistensi Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, baik penggunaan harian maupun menunjang aktivitas usaha,” imbuhnya.

“Kami berkomitmen menyediakan kendaraan dengan best value dan memastikan kemudahan layanan purnajual agar pelanggan makin tenang memiliki Daihatsu,” tutur Sri Agung.
Segmen Mobil Penumpang Jadi Andalan
Dari sisi mobil penumpang yang menyumbangkan sekitar 51 persen dari total penjualan daihatsu, segmen LCGC dan SUV Medium masih menjadi kontributor terbesar.
Model LCGC seperti Sigra dan Ayla mencatatkan penjualan 3.906 unit pada Februari 2026. Keduanya dikenal sebagai kendaraan keluarga dengan harga terjangkau, konsumsi bahan bakar efisien, serta biaya kepemilikan yang relatif ekonomis.
Sementara di segmen SUV Medium, Terios mencatatkan 1.351 unit. SUV ini masih diminati berkat karakter tangguh, kabin luas, serta fleksibilitas penggunaan baik di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
Sedangkan dari segmen kendaraan niaga yang berkontribusi sekitar 49 persen dari total penjualan Daihatsu, lini Gran Max tetap menjadi model yang paling dominan.
Model pikap mencatat penjualan 4.010 unit, menjadikannya sebagai salah satu kendaraan niaga ringan paling diminati di Indonesia. Sementara varian Minibus membukukan penjualan 2.033 unit.
Popularitas Gran Max di segmen komersial tidak terlepas dari reputasinya sebagai kendaraan tangguh, mudah dirawat, serta memiliki kapasitas angkut memadai untuk berbagai kebutuhan usaha.

Tak heran jika model ini kerap disebut sebagai ‘Sahabat Bisnis’ bagi pelaku usaha, mulai dari pengusaha pemula hingga perusahaan besar di berbagai sektor industri.
Secara keseluruhan, kinerja positif ini memperkuat posisi Daihatsu di pasar otomotif nasional. Menutup 2025, Daihatsu berhasil mempertahankan posisi kedua penjualan ritel otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut.
Konsistensi ini didukung berbagai faktor, seperti harga yang kompetitif, biaya kepemilikan ekonomis, jaringan layanan luas, serta nilai jual kembali stabil.
Strategi tersebut menjadikan mobil Daihatsu tak hanya sebagai sarana mobilitas, juga sebagai aset yang memiliki nilai investasi jangka panjang bagi konsumen.
Program Sambut Lebaran
Menjelang musim mudik dan Hari Raya Idul Fitri, Daihatsu juga menghadirkan program penjualan bertajuk DAIFIT. Program ini berlaku untuk pembelian mobil Daihatsu pada periode 1 Februari hingga 30 April 2026.
Konsumen berkesempatan memenangkan undian berhadiah umroh untuk sembilan pemenang beruntung, yang dijadwalkan bakal diundi pada Mei 2026 mendatang.
Program DAIFIT juga menghadirkan berbagai promo menarik, di antaranya gratis biaya administrasi kredit, paket tukar tambah, paket kredit dengan skema khusus, diskon spesial dan hadiah langsung. [dpid/TH]

