Gebrakan Hino di GIICOMVEC 2026: Sang ‘Monster’ 4×4 Resmi Bertugas di Medan Tambang

DAPURPACUID – Suasana Hall JIExpo Kemayoran, yang semula riuh oleh deru mesin niaga mendadak hening saat tirai hitam di booth Hino perlahan tersingkap, tepat dimulainya pameran GIICOMVEC 2026.

Di sana, berdiri tegak sebuah unit yang tampak berbeda dari bus komersial pada umumnya. Dengan ground clearance yang jangkung, ban besar, dan aura kokoh, Hino Bus 136 MDBL 4×4 akhirnya menampakkan diri di hadapan publik.

Ini bukan sekadar peluncuran unit baru. Ini adalah jawaban atas mimpi para operator tambang yang selama ini kesulitan mencari armada manhaul yang tangguh namun legal secara hukum.

Berdiri di dekat unit yang dipamerkan, dapat dirasakan unit ini memang diciptakan untuk “bermain lumpur”. Berbeda dengan bus perkotaan yang halus, bus ini dilengkapi dengan transfer case yang mendistribusikan tenaga secara presisi ke empat roda.

Saat mengintip bagian bawahnya, terlihat stabilizer depan yang kokoh dan lebar jejak roda yang dirancang khusus untuk meminimalisir body roll di medan off-road.

Baca juga:  Isuzu Traga AC Meluncur di GIICOMVEC 2026

“Ini adalah investasi keselamatan bagi para pekerja kami,” ujar H. Sukri Aras, pemilik PT Satria Jaya Sultra, saat ditemui usai seremoni penyerahan unit perdana Hino Bus 136 MDBL 4×4.

Di bawah terik lampu booth pameran, kebanggaan langsung mencuat begitu simbolisasi kunci diserahkan oleh Anton Nugroho, GMB Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia kepadanya.

Sebagai kontraktor tambang yang mengoperasikan ratusan kendaraan di Sulawesi Tenggara, ia mengaku sudah lama menantikan unit yang mampu bekerja 24 jam di medan berat tanpa kompromi.

Keputusan ini mencerminkan kebutuhan nyata sektor pertambangan terhadap kendaraan angkut pekerja yang tangguh, aman, dan mampu beroperasi optimal di area dengan kondisi jalan berat.

Legalitas: Keunggulan Mutlak Hino

Pertanyaan besarnya adalah apa yang membuat Hino Bus 136 MDBL 4×4 menjadi primadona di pameran ini? Jawaban sederhana namun krusial adalah Surat Uji Tipe (SUT).

Banyak bus modifikasi tambang di luar sana yang terpaksa “sembunyi-sembunyi” saat harus melintasi jalan umum. Namun, Hino Bus 136 MDBL 4×4 adalah satu-satunya di kelasnya yang diproduksi langsung oleh ATPM dengan legalitas lengkap.

Baca juga:  Strategi Suzuki Dorong Bisnis Lewat Kendaraan Niaga di GIICOMVEC 2026

Artinya, unit ini bisa di-BBN dan melenggang legal di jalan raya, memberikan fleksibilitas luar biasa bagi perusahaan yang operasionalnya mencakup jalur on-road menuju site pertambangan.

Selama pameran, bisa dilihat bagaimana tim Hino Indonesia tak hanya sibuk berjualan unit, tapi juga mengedukasi pengunjung mengenai ekosistem digital Hino Connect dan My Hino.

Bagi pelanggan seperti PT Satria Jaya Sultra, kendaraan hanyalah separuh dari cerita kesuksesan bisnisnya. Sementara separuh sisanya adalah dukungan purna jual.

“Hino bukan hanya memberikan alat, namun juga memberikan peace of mind bagi para pelanggan, termasuk bagi PT Satria Jaya Sultra,” tambah Anton lebih lanjut.

Komitmen tersebut terlihat nyata, mulai dari ketersediaan suku cadang asli hingga teknisi yang siap menjemput bola ke lokasi tambang terpencil sekalipun.

Dengan diserahkannya unit pertama Hino Bus 136 MDBL 4×4 kepada PT Satria Jaya Sultra ini menunjukkan bagaimana Hino terus menghadirkan kendaraan yang sesuai kebutuhan operasional pelanggan di medan berat.

Baca juga:  Wuling Unggulkan Mitra EV dan Formo Max di GIICOMVEC 2026

“Kami berharap unit ini dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi mobilitas pekerja tambang,” tutup Anton usai menyerahkan simbolisasi kunci di booth Hino, beberapa waktu lalu.

Kesimpulan dari Lantai Pameran

Hino Bus 136 MDBL 4×4 menutup pameran GIICOMVEC 2026 dengan pesan yang tegas: industri pertambangan dan perkebunan Indonesia kini memiliki armada manhaul yang setara dengan kerasnya medan kerja mereka.

Saat saya beranjak keluar dari area booth Hino, bus 4×4 ini tampak siap untuk segera dikirim ke Sulawesi Tenggara. Di sana, bus ini tak akan lagi dipamerkan di atas karpet merah.

Melainkan akan berjibaku dengan tanah merah dan medan berbatu demi memastikan para pekerja tambang sampai di lokasi dengan selamat dan nyaman. Inilah wajah nyata dari semangat “Hino Untuk Indonesia”. [dpid/TH]

Previous articleSuzuki New Carry, Kendaraan Niaga Ringan Siap ‘Tempur’ Berbagai Usaha
Next articlePodium Pembuka AHRT di ARRC Sepang 2026, Start Kuat!