DAPURPACUID – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) berhasil mempertahankan pertumbuhan bisnisnya di tengah persaingan industri otomotif nasional yang semakin ketat.
Hingga Kuartal III 2026, Hyundai mencatatkan kenaikan penjualan retail sebesar 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian tersebut didukung strategi balanced powertrain dengan menghadirkan pilihan kendaraan bermesin konvensional (ICE), hybrid, hingga mobil listrik (EV).
Dilakukannya strategi tersebut memungkinkan Hyundai mampu menjangkau konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang semakin beragam di Indonesia.
President Director HMID, Kenny Lee mengatakan, perusahaan tetap berupaya memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui pengembangan produk dan peningkatan kualitas layanan.
Kenny memahami industri otomotif masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konsumsi masyarakat yang cenderung lebih selektif hingga persaingan yang semakin ketat.
“Meski begitu, komitmen Hyundai tetap sama, yaitu menjaga momentum bisnis dengan terus mendekatkan diri kepada pelanggan dan memahami kebutuhan mereka yang terus berubah,” imbuhnya.

Salah satu langkah baru yang diambil yaitu membuka pemesanan awal alias pre-booking NEIRA, SUV listrik tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris.
Model ini diperkenalkan sebagai tambahan pilihan kendaraan elektrifikasi untuk pasar Indonesia. Hal ini diamini oleh COO PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto.
Dia menjelaskan strategi produk akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan konsumen, termasuk memperkuat posisi perusahaan di segmen kendaraan listrik.
“Sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia sejak 2020, kami juga ingin memperkuat kepemimpinan di segmen EV lewat NEIRA yang dirancang sesuai karakter konsumen Indonesia,” tandas Fransiscus.
Gelar Pameran Otomotif Regional
Dari sisi penjualan, Stargazer Cartenz jadi salah satu kontributor penting dengan pertumbuhan volume sebesar 30,8 persen hingga September 2026. Model ini bahkan mencatat penjualan lebih dari 1.000 unit per bulan selama empat bulan berturut-turut sejak Juli.
Sementara Creta berhasil menguasai pangsa pasar 26,3 persen pada segmen B-SUV High ICE sepanjang periode Januari-September 2026.
Di segmen hybrid, Palisade Hybrid memimpin segmen SUV E-F dengan pangsa pasar 37,8 persen, sedangkan Santa Fe Hybrid mencatat pertumbuhan 31,8 persen secara tahunan pada Kuartal III 2026.

Untuk memperluas jangkauan konsumen, Hyundai menargetkan penambahan 22 outlet baru tahun ini. Dengan ekspansi tersebut, jaringan perusahaan akan didukung lebih dari 100 outlet di berbagai wilayah Indonesia.
Hyundai juga memperluas partisipasinya dalam ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GAW) 2026, yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, 20-29 November 2026.
Tak hanya itu, Hyundai akan mengikuti rangkaian GAW regional pada periode 25-29 November di Palembang, Balikpapan, Solo, Semarang, Bandung, dan Surabaya.
Di Jakarta, pengunjung dapat melihat langsung jajaran kendaraan Hyundai, mulai dari Stargazer Cartenz, Creta, Palisade, Santa Fe Hybrid, hingga Ioniq 9.
Fasilitas unit test drive juga disediakan untuk memberikan pengalaman berkendara secara langsung kepada para pengunjung dan calon konsumen.
Selain penjualan dan ekspansi produk, Hyundai turut memperkuat layanan purna jual melalui myHyundaiCare. Program ini mencakup Premium Courtesy Car, layanan darurat 24 jam, Roadside Assistance, Motorcycle Service, hingga Mobile Service.
Lewat kombinasi pengembangan produk, perluasan jaringan, dan peningkatan layanan, Hyundai berupaya menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat posisi di pasar otomotif Indonesia. [dpid/TH]















