Isuzu D-Max dan mu-X Dapat Mesin Baru di Thailand, Torsinya 500 Nm!

DAPURPACUID – Isuzu memperkenalkan mesin diesel baru berkapasitas 2,2 liter dengan teknologi biturbo untuk sejumlah varian D-Max dan MU-X di pasar otomotif Thailand.

Mesin yang dinamakan ‘2.2 Ddi MaxForce Biturbo’ yang menghasilkan tenaga 203 hp dengan torsi 500 Nm ini sekaligus menjadi pengganti mesin diesel 3,0 liter pada beberapa varian dari keduanya.

Mesin dengan kode RZ4F-TCX tersebut menggunakan dua turbocharger untuk meningkatkan performa. Isuzu juga melakukan pembaruan pada sistem pelumasan dan pendinginan.

Termasuk untuk memperkuat liner silinder-nya, serta menggunakan piston dengan gesekan rendah untuk mendukung kinerja performa mesinnya.

Teknologi Gi-Boost (Genius Injector Boosted Output and Optimised Spray Technology) turut disematkan dengan tekanan injeksi bahan bakar mencapai 250 MPa.

Sistem induksinya memadukan turbo bertekanan rendah dengan teknologi variable geometry system (VGS) dan turbo bertekanan tinggi. Dua pilihan transmisi tersedia, delapan percepatan dengan torque converter atau manual enam percepatan.

Performa Naik, Konsumsi BBM Lebih Efisien

Dibandingkan mesin diesel 3,0 liter berkode 4JJ3-TCX, Isuzu mengklaim mesin baru ini menawarkan akselerasi saat menyalip dari 80–100 km/jam yang 12 persen lebih baik.

Begitu pun dengan akselerasi 0–100 km/jam juga diklaim meningkat 5 persen, sementara efisiensi bahan bakar membaik 8 persen.

Sebagai pembanding, mesin 3,0 liter sebelumnya menghasilkan 188 hp dan torsi 450 Nm. Sementara pada versi mesin 2,2 liter dengan turbo tunggal berkode RZ4F-TC menghasilkan 161 hp dan torsi 400 Nm.

Di atas kertas, mesin baru Isuzu ini memiliki keluaran tenaga setara mesin diesel 2,8 liter pada Toyota Hilux Travo, meskipun kapasitasnya lebih kecil.

Ford Ranger bermesin diesel biturbo 2,0 liter masih menawarkan tenaga sedikit lebih tinggi, yakni 210 PS, dengan torsi sama-sama mencapai 500 Nm.

Mitsubishi Triton bermesin 2,4 liter menghasilkan 204 PS dan 480 Nm, sedangkan Nissan Navara dengan mesin biturbo 2,3 liter mencatatkan 190 PS dan 450 Nm.

Penerapan mesin baru juga mengubah pilihan varian di Thailand. Seluruh lini MU-X kini mengandalkan mesin 2,2 liter, baik versi biturbo maupun turbo tunggal, tanpa lagi menawarkan mesin 3,0 liter.

Sedangkan pada D-Max, mesin 3,0 liter masih tersedia untuk sejumlah varian terbatas. Namun, sebagian besar pilihan kini menggunakan mesin 2,2 liter.

Kehadiran teknologi mesin MaxForce Biturbo memperlihatkan strategi Isuzu meningkatkan performa tanpa harus mempertahankan kapasitas mesin besar.

Meski begitu, ketersediaan mesin dan varian tersebut di luar Thailand masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Isuzu. [dpid/TH]