DAPURPACUID – Hyundai Motor Company resmi menyerahkan 11 unit bus listrik Hyundai County EV untuk mendukung implementasi sistem transportasi publik berbasis listrik pertama di Pulau Bali (23/10).
Pengadaan armada ramah lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi Hyundai bersama karoseri lokal kenamaan, Laksana, yang menjadi bagian dari proyek hibah Bali E-Mobility didukung oleh Global Green Growth Institute (GGGI) serta Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan (MCEE).
Dalam proyek ini, Hyundai Motor bertindak sebagai penyedia platform chassis bus listrik, sementara rancang bangun serta produksi bodi dikerjakan oleh karoseri Laksana. Langkah ini menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi mobilitas bersih di destinasi wisata kelas dunia tersebut.
Senior Vice President and Head of Global Commercial Vehicle Division Hyundai Motor Company, Chul Youn Park, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas ekosistem kendaraan niaga listrik di Tanah Air.

“Kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung transisi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Bali melalui penyediaan bus listrik. Ke depannya, kami akan terus mengembangkan peluang bisnis baru di kawasan Asia-Pasifik dengan mengandalkan kualitas produk dan dukungan operasional yang telah teruji,” ujar Chul Youn Park.
1. Spesifikasi Hyundai County EV Karoseri Laksana: Jarak Tempuh Tembus 200 Km
Armada bus listrik Hyundai County EV dirancang sebagai bus medium sepanjang 8 meter dengan kapasitas angkut hingga 20 penumpang. Di sektor pacu daya, bus ini dibekali baterai berkapasitas 128 kWh yang sanggup menempuh jarak lebih dari 200 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Pilihan terhadap Hyundai Motor didasarkan pada rekam jejak performa kendaraan listrik yang andal, jaringan purnajual yang luas, serta pengalaman panjang perusahaan dalam mengoperasikan armada bus listrik serupa di Kota Surabaya sejak akhir 2024.

2. Program Pemantauan Lapangan dan Ekspansi Kota Besar Indonesia
Untuk menjamin keandalan operasional di lapangan, Hyundai Motor menyiagakan EV Bus Field Quality Assurance Program lengkap dengan pusat pemantauan kualitas di lokasi. Fasilitas ini bertugas memantau kinerja baterai, komponen elektrikal, hingga daya tahan kendaraan secara real-time sejak hari pertama pengoperasian.
Setelah Bali dan Surabaya, Hyundai Motor menargetkan perluasan jaringan kendaraan niaga listrik menuju kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, serta Medan, guna memperkokoh kepemimpinan teknologi elektrifikasi di kawasan Asia-Pasifik. [dpid/BGS]














