Astra Distribusikan Bantuan Untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung

Tim Search and Rescue Grup Astra bersama petugas setempat bahu membahu dalam distribusi barang bantuan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Banten.

JAKARTA (DP) – PT Astra International Tbk bersama Grup Astra telah mendistribusikan bantuan tahap awal keenam lokasi pengungsian korban tsunami di Banten dan Lampung, Selasa (25/12).

Donasi yang masuk dalam program ‘Nurani Astra’ tersebut senilai Rp2 miliar, dan telah didistribusikan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cinangka, Desa Galaya, Desa Kokosan dan Desa Salaparang Provinsi Banten, serta Desa Way Muli dan Desa Sukaraja, Lampung Selatan.

“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan bantuan dari Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra dapat diterima secara langsung oleh para korban bencana tsunami di Banten dan Lampung,” ujar Pongki Pamungkas, Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk.

Sebagai informasi, sehari setelah kejadian tsunami pada Sabtu malam (22/12), berbagai perusahaan Grup Astra telah mengerahkan personil dan barang bantuan langsung ke lokasi bencana.

Tim Search and Rescue Grup Astra berkoordinasi dengan petugas setempat dalam pengiriman barang bantuan.

Adapun bentuk bantuan yang diberikan masing-masing perusahaan Group Astra itu meliputi mobil rescue berikut dengan sukarelawan, logistik mulai dari makanan, air mineral, karpet, selimut, serta obat-obatan.

Juga diterjunkan beberapa bantuan alat berat (PC 200), truk lowby dan dump truck, emergency response team yang terdiri dari personil dan tenaga medis.

Posko Nurani Astra di Banten dibuka di kantor Marga Mandalasakti, yaitu di Gerbang Tol Serang Timur dan di Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Sumur oleh Grup Pama Banten.

Sedangkan untuk Posko Nurani Astra di Lampung terletak di Kantor Auto2000 Kalianda, Jl Trans Sumatera, Kelurahan Way Urang, Lampung Selatan dan di Kantor Bupati Lampung Selatan oleh Grup Pama Lampung.

Data sementara yang berhasil dihimpun posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Senin (24/12) pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.

Salah satu truk dari belasan kendaraan yang membawa barang bantuan Nurani Astra di Banten.

Kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan villa rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak.

Korban dan kerusakan ini terdapat di lima kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. Jadi wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda.

Sementara daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak memakan jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain. [dp/MTH]

Previous articleBayi Rewel? Perdengarkan Suara Mesin Mobil Honda Pasti Tenang
Next articleArus Balik Libur Natal, Pertamax dan Dex Paling Banyak Dikonsumsi