DAPURPACU – Rangkaian kegiatan edukasi kepada Sahabat Klub Daihatsu, Auto Clinic 2019: Anticipated Driving Program, berlanjut di Flagship Outlet Astra Daihatsu Bizz Center BSD, Tangerang, akhir pekan lalu.
Kegiatan kali ini merupakan batch keenam dari total tujuh batch yang disiapkan disepanjang 2019. Sebelumnya, kegiatan tersebut telah dilaksanakan di area Jakarta, Bandung, Semarang dan Bekasi.
Lebih dari 60 member beserta keluarga dari 17 klub mobil Daihatsu hadir dari wilayah Tangerang, Pamulang, Banten, dan sekitarnya, meramaikan even itu.
Yasuharu Shimiz, Customer Satisfaction & Value Chain Division Head dari PT Astra Daihatsu Motor, mengatakan sebagai produsen mobil, Daihatsu tidak hanya fokus pada produksi dan penjualan mobil, tetapi juga concern pada keselamatan berkendara customernya.
Di sisi lain, Eko Hardianto, Kepala Cabang Astra Daihatsu Bizz Center BSD berharap even ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara komunitas dengan outlet Daihatsu.

“Diharapkan para anggota klub bisa menjadi teladan bagi pengguna jalan yang lain saat berada di jalan raya,” imbuhnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10).
Sonny Susmana, praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kembali menyampaikan materi seputar edukasi berkendara aman kepada seluruh peserta.
Berbagai tips terkait keselamatan dan juga skill untuk para peserta disampaikan dalam suasana hangat dan menghibur, agar diskusi menjadi lebih hidup. Salah satu materi yang diangkat adalah saat diungkap fakta tingginya angka kecelakaan yang diakibatkan oleh pecah ban.
“Pecah ban bisa terjadi jika kondisi ban sudah tidak layak pakai dan kurang angin. Hal ini diperparah dengan kebiasaan pengendara yang malah menginjak rem saat pecah ban, sehingga mobil susah dikontrol dan berpotensi terguling/terbalik,” ujar Sonny.
Menurutnya, saat pecah ban mobil masih bisa dikontrol jika kecepatannya masih dibawah 55 km/jam, sehingga peserta juga dihimbau untuk selalu menjaga kecepatan kendaraan sesuai rambu-rambu lalu lintas.

Tidak hanya sesi kelas, sesi praktek juga diberikan dengan menggunakan Sigra. Di sesi ini, peserta diajarkan tentang teknik pengereman, melatih fokus berkendara, serta bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berada di jalan raya.
Sesi ini berlangsung ramai dengan sorakkan dan tepuk tangan peserta saat teman-teman klub berhasil melewati rintangan ataupun gagal dan menabrak cone.
“Saya disadarkan bahwa mengemudi itu memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keselamatan saya, keluarga, dan juga pengguna jalan lain,” ujar Syukur Trianto dari Terios Rush Club Indonesia (TERUCI).
“Ternyata yang nyaman belum tentu aman. Saya akan mengubah mindset saya untuk berkendara aman mulai hari ini. Terima kasih Daihatsu & GT Radial sudah mengadakan acara ini,” tutup Rizki Adiansyah dari Zebra Espass Club (ZEC). [dp/MTH]

