Tb. Adhi dan Popeye Tampil Sempurna di Sirkuit Suwarnadwipa Nusantara | dapurpacu.id

Tb. Adhi dan Popeye Tampil Sempurna di Sirkuit Suwarnadwipa Nusantara


DAPURPACU – Tb. Adhi dan Popeye Aditia berhasil memetik hasil positif pada Kejurnas Speed Offroad seri kedua, yang berlangsung di Sirkuit Suwarnadwipa Nusantara di Muara Bungo, Jambi, Minggu (20/10) lalu.

Sepanjang empat SS yang dilalapnya, Jeep Compass yang menjadi tunggangan tim BMB Motorsport – Hascar Group ini, terus mencatatkan waktu terbaik dan mampu mengalahkan para rivalnya.

Dengan hasil tersebut kian mendekatkan pebalap senior ini pada tahta juara umum nasional di kejuaraan nasional itu. Sebab, pada seri pembuka di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, tim ini telah menjadi pemuncak di kelas FFA itu.

Namun gelar terbaik ini diraih oleh Tb. Adhi dan Popeye dengan perjuangan yang tidak mudah. Dari catatan waktu yang diraih dalam empat SS itu, terlihat salah satu andalan tim yang bermarkas di Binuang, Kalimantan Selatan ini, mengalami sedikit kendala.

Pada SS pembuka, Tb. Adhi mampu meraih catatan waktu 5 menit 56:85 detik. Di SS berikutnya, waktunya dipertajam menjadi 5 menit 53:09 detik. Ini merupakan catatan terbaik selama lomba.

Di SS ke 3 dan 4, waktunya tidak setajam di hari Sabtu. Di SS 3 catatan waktu Tb. Adhi melorot menjadi 6 menit 00,60 detik. SS 4, catatan waktu makin ngedrop. Jeep Compass yang ditunggangi Tb. Adhi hanya mampu mencatat waktu 6 menit 11:53 detik.

“Hari Minggu, kami berlomba dengan trek berlawanan arah anti clockwise. Dengan kondisi ini, kami seolah-olah berlomba di lokasi baru. Akibatnya kami harus melakukan penyesuaian kembali,” kilah Tb. Adhi.

“Tapi ini catatan waktu ini terbaik dibanding peserta lain yang mengukir waktu di atas 6 menit,” imbuhnya.

Pengalaman berharga di seri ke II ini akan menjadi bekal bagus bagi keduanya untuk lebih meningkatkan kepercayaan dirinya di seri pamungkas yang berlangsung di sirkuit yang sama di akhir pekan ini.

“Secara umum, sirkuit Suwarnadwipa Nusantara ini luar biasa memuaskan. Meski lintasan dua kali lebih panjang sirkuit lain yang pernah ada, namun tidak terlalu menguras tenaga,” pungkasnya.

Menurut Tb. Adhi kunci sukses untuk menundukkan trek sepanjang 7,4 km ini adalah soal komitmen gaya kemudi saat memasuki setiap tikungan di sirkuit itu. [dp/MTH]