DAPURPACU – Museum Porsche tidak hanya menyajikan komunikasi historis dengan melihat ke masa lampau, juga mengantar nilai-nilai merek secara otentik dan jelas ke masa kini maupun masa depan.
Untuk memperingati Hari Museum Internasional ke-44, Museum Porsche menggelar pameran khusus ’25 Years of the Boxster’ yang telah dilaksanakan secara virtual sejak 16 Mei lalu.
Publik dapat mengikuti ‘pemandu’ secara virtual untuk menengok perjalanan panjang model-model Porsche Boxster selama 25 tahun tersebut. Tersedia dua bahasa yaitu Jerman dan Inggris.
“Waktu yang berubah menuntut cara berpikir yang baru. Kami menggunakan teknologi digital dan menunjukkan asal-usul dan pengalaman Porsche di bidang teknik otomotif melalui saluran modern untuk waktu yang lama,” kata Achim Stejskal, Direktur Heritage Museum Porsche.

Nantinya, pemandu tur online ini dapat diakses pada laman resminya di www.porsche.com/Museum. Seluruh model Boxster produksi pertama sampai dengan terakhir disajikan dalam video berdurasi 3 menit.
Tak hanya itu, Anda juga bisa bebas untuk menentukan lini model apa yang akan dilihat secara detail. Begitu juga dengan perkembangan mesin yang digunakan Boxster sampai saat ini.
Dapat dikatakan Porsche 356 yang diluncurkan pada 1948 menjadi roadster bermesin tengah pertama yang dirancang Porscheplatz di Zuffenhausen, Jerman.
Paling menarik adalah mobil konsep Boxster yang diperkenalkan pertama di Detroit, menjadi dasar produksi pertama pada 1996 sekaligus menjadi titik awal kesuksesan Porsche di dunia.

Pengunjung juga ditunjukkan 550 Spyder yang didaulat sebagai ‘nenek moyang’ Boxster dengan bobot ringan sekitar 550 kg. Mobil ini menjadi yang pertama dirancang oleh Porsche untuk diterjunkan di dunia balap.
Selain itu, mobil ini juga menjadi yang pertama dilengkapi penunjuk putaran mesin (rpm) ditempatkan di tengah-tengah dashboard, yang kemudian menjadi awal dari tradisi yang terus berlanjut hingga saat ini.
Porsche Boxster Edisi 25 Tahun
Sejak pameran ini dibuka, Museum Porsche memamerkan 984, prototipe Boxster mungil nan dan ringan yang menandai arah konsep roadster Porsche di masa mendatang.
Salah satu fitur khususnya adalah mesin yang dipasang di bawah panel lantai, yang dikenal sebagai underfloor engine. Ditampilkan juga Porsche 914/4 dari 1975, salah satu mobil dua tempat duduk yang paling banyak diproduksi dengan hampir 120.000 unit.

Tak hanya itu, Museum Porsche juga menampilkan pengembangan baru dari mesin boxer berpendingin cairan yang berbasiskan model cross-sectional dari 986 Boxster S.
Tamu istimewa lainnya yaitu Boxster Bergspyder, mobil sport satu tempat duduk berbasis generasi ketiga dari 981. Sedan sport ini masih berstatus purwarupa sampai saat ini, yang membangkitkan 909 Bergspyder pada 1968.
Porsche 909 Bergspyder memiliki bobot hanya 384 kg, menjadi mobil balap teringan yang pernah dibuat oleh Porsche. Untuk memperingati hari jadinya, Porsche meluncurkan edisi ‘Boxster 25 Years’.
Model ini diproduksi secara terbatas hanya 1.250 unit di seluruh dunia. Anda juga bisa melihat secara langsung di Museum Porsche. [dp/MTH]







