Lama di Garasi, Jangan Lupakan Kondisi Ban Mobil

Jangan lup untuk cek tekanan angin ban.

DAPURPACU – Dampak diberlakukannya PPKM Darurat yang diperkirakan sampai awal Agustus mendatang, kendaraan bakal parkir lebih lama. Meski posisi engine off cukup lama, bukan berarti hal ini jadi baik.

Bisa saja dalam kondisi diam tersebut, mungkin timbul kendala pada kendaraan. Oleh karena itu wajib kiranya dilakukan pengecekan beberapa komponen, yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

Menurut Samsudin, Aftersales Support PT Astra International – Peugeot, mobil terlalu lama diam atau jarang dipakai bukan berarti performanya makin membaik.

“Apalagi kalau diamnya di area terbuka yang berisiko terpapar langsung terik matahari atau hujan. Efeknya bodi mobil bakal terlihat kusam, komponen berkarat hingga jadi sarang hewan pengerat,” paparnya.

Usahakan mobil dijalankan untuk menormalkan profil ban.

Adanya baiknya di kondisi ini luangkan waktu memantau kondisi kendaraan. Terutama di area terbuka disarankan untuk rajin mencuci mobil, seperti seluruh mobil dan kolong ban.

Cek juga kondisi area di sekitar mesin apakah terlihat bekas sarang hewan pengerat seperti tikus. Karena hewan jenis ini rawan merusak komponen terutama kelistrikan.

Memanaskan mesin dan menyempatkan diri menjalankan mobil juga disarankan. Tidak usah jauh-jauh, cukup di area komplek perumahan saja. Hal ini mesti dilakukan, tujuannya adalah untuk menormalkan profil tapak ban yang lama diam.

“Contohnya jika awalnya tapak ban ada di posisi paling bawah, ya harus diputar posisinya. Sehingga profile semua tapak ban mobil tetap bundar alias tidak peang,” urai Samsudin.

Keuntungan lain dari menjalankan mobil sesaat juga banyak, diantaranya dapat langsung mengecek fungsi dari rem mobil secara keseluruhan baik yang didukung sistem ABS atau tidak.

tekanan ban standar pabrikan dapat dilihat di bagian kiri pintu mobil.

Bahkan fungsi power steering jika ada kendala pun dapat langsung dirasakan. Samsudin menuturkan bahwa trik ini juga dapat memantau fungsi aki serta komponen kelistrikan lainnya.

“Seperti headlamp, foglamp, lampu senja hingga lampu indikator sein. Tidak lupa juga memantau fungsi wiper, power window juga audio sistemnya,” imbuhnya.

Dia memaparkan, keuntungan menjalankan mobil jarak dekat pun bisa melihat kondisi ban terutama tekanan anginnya. Maklum mobil lama tidak jalan biasanya tekanan angin sering berkurang.

Bila berkurang, mobil bisa langsung ke gerai pengisian angin terdekat untuk lakukan pengecekan. Jangan lupa untuk membebaskan posisi handbrake dan biasakan mengganjal roda.

“Untuk mengetahui berapa ukuran tekanan angin ban ideal, biasanya dapat lihat di bodi mobil bagian kiri. Tepatnya area dalam pintu pengemudi,” pungkasnya. [dp/MTH]

Previous articleSuzuki Bakal Optimalkan Layanan Daring di Masa PPKM
Next articleH-D Sportster S 2021, Makin Powerful dan ‘Banjir’ Fitur