DAPURPACU – Para pemilik Yamaha WR155R mendapat kesempatan untuk menjajal performa tunggangannya sekaligus menguji adrenalin di Carlgloss Circuit Citeureup, Bogor, Jawa Barat.
Dikemas dalam even ‘WR155R Riding Experience off Road’, Sabtu (19/11) lalu, mereka dapat menggeber secara optimal sekaligus memberikan pengalaman baru mengendarai motor miliknya di sana.
Chief DDS Bogor, Sudrajat Jonathans mengatakan, dalam kegiatan ini, Yamaha memberikan edukasi kepada para pemilik WR155R mengenai Basic Yamaha Riding Academy (YRA) Off Road Riding.
“Setelah itu, konsumen dapat langsung menerapkan yang telah diberikan, sambil merasakan keunggulan dari motornya dengan trabasan track riding,” jelasnya dalam siaran resmi, Kamis (24/11).

Antusiasme langsung terlihat dari para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari coaching clinic safety riding oleh tim YRA (YRA), hingga memacu motornya di sirkuit.
Kegiatan tersebut juga sekaligus menjadi ajang gathering untuk menambah kekerabatan para pemilik motor Yamaha, khususnya WR 155R.
Seperti diketahui, Yamaha WR155R dibekali mesin 155 cc VVA LC4V 6, VVA dan Diasil Cylinder & Forged Piston yang menjadikan torsi serta tenaga merata di setiap putaran.
Yamaha WR 155 R juga memberikan kenyamanan berkendara disegala medan dan pengendalian yang stabil dan lincah, serta mampu meredam guncangan dengan sangat baik dan dapat diatur sesuai kebutuhan.

Hal tersebut berkat dipasangkannya rangka Semi Double Cradle+Protector, suspensi yang diklaim paling panjang dengan diameter besar serta suspensi tipe Link plus Gas, Oli dan Adjustable.
Selain performa dan kenyamanannya, motor trail ini juga dilengkapi desain khas motor penjelajah nan modern. Desain YZ Style-nya terinspirasi dari YZ series.
Terdapat Full Digital Speedometer plus MID (Multi Information Display), Trip meter, jam, serta rata-rata konsumsi BBM. Dengan kapasitas tangki 8,1 liter, yang diklaim terbesar dikelasnya, membuat jarak tempuh lebih jauh.
“Harapannya dari kegiatan ini, para konsumen pemilik WR155R bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang berharga,” tutup Sudrajat. [dp/MTH]

