Biaya Perawatan DFSK Super Cab Per Hari Tidak Sampai Rp7.000

DAPURPACU – Kendaraan niaga khususnya jenis pikap menjadi sarana transportasi paling ideal bagi pelaku bisnis. Daya angkut yang terbilang besar diyakini mampu menjawab kebutuhan mereka.

Meski demikian, ada salah satu beban yang dirasa cukup merisaukan bagi mereka dalam mengoperasikan kendaraan komersial tersebut, yaitu biaya operasional dari kendaraan itu sendiri.

Bicara soal ini, DFSK Super Cab diklaim mampu menjawab kekhawatiran pelaku bisnis pada beban itu. Super Cab menghadirkan fungsionalitas tinggi tanpa mengesampingkan kualitas untuk digunakan usaha sehari-hari.

DFSK mengembangkan Super Cab dengan mengedepankan fungsional, handal, harga terjangkau, serta biaya perawatan berkala yang diklaim jauh lebih ekonomis.

Hal itu diakui oleh Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, yang menurutnya mobil berbasis pick-up ini menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi konsumen yang terdiri atas beragam jenis usaha.

“Para insinyur DFSK sudah melihat bahwa aspek perawatan berkala menjadi salah satu hal yang menjadi pertimbangan para pengusaha dalam menentukan pembelian kendaraan untuk menunjang usaha.”

Baca juga:  TKDN Hino Tembus 71 Persen, Produksi Lokal Makin Kuat

“Oleh sebab itu, Super Cab dikembangkan sedemikian rupa agar tetap bisa mendapatkan performa terbaik kendaraannya tanpa harus merogoh kocek yang dalam untuk perawatan berkalanya,” tambahnya.

“Tentu saja biaya perawatan yang semakin rendah akan membuat laba usaha semakin bertambah,” ujar Rofiqi, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/1) lalu.

Sebagai informasi, saat ini DFSK Super Cab dibanderol dengan harga mulai dari Rp153,5 juta on the road (OTR) Jakarta dan tersedia dalam pilihan warna putih dan hitam.

DFSK mencatat total biaya perawatan berkala Super Cab selama 5 tahun/160.000 km (mana yang lebih dahulu dicapai) per harinya mulai dari Rp6.859.

Hal tersebut berarti total biaya servis yang harus dikeluarkan pengusaha sepanjang lima tahun kepemilikan Super Cab 1.5 Gasoline yaitu sekitar Rp12.517.688.

Seluruh biaya tersebut sudah termasuk pergantian oli dan filter mesin, oli transmisi, oli differential, filter bensin, filter udara, busi, minyak rem, cairan pendingin dan jasa servis.

Baca juga:  TKDN Hino Tembus 71 Persen, Produksi Lokal Makin Kuat

Tak hanya sekadar biaya perawatan berkala yang ekonomis, setiap pembelian Super Cab mendapatkan garansi 3 tahun atau 120 ribu km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Garansi ini menanggung semua kerusakan komponen mesin, transmisi, kelistrikan, dan bagian bodi yang disebabkan kecacatan komponen dan kesalahan pemasangan dari pabrik.

Nantinya program ini akan mengganti dan memperbaiki kerusakan dengan cara penggantian komponen yang rusak secara cuma-cuma alias gratis.

Pelayanan purna jual bisa diperoleh di seluruh jaringan resmi yang tersebar di seluruh Indonesia, dimana dilayani mekanik tersertifikasi oleh DFSK, didukung peralatan yang canggih dan modern, serta komponen-komponen original. [dp/TH]

Previous articleCara Daihatsu Bikin ‘Sahabat Muda’ Ceria di Akhir Pekan
Next articleDiler Baru Honda di Cilegon ini Siap Layani Perbaikan dan Pengecatan Bodi