DAPURPACU – Pasar otomotif Indonesia cukup positif menerima kehadiran kendaraan elektrifikasi dalam kurun waktu belakangan ini, baik itu bermesin hybrid maupun full listrik.
Bahkan sampai saat ini, tercatat sudah mengaspal lebih dari 60 ribu unit kendaraan listrik yang beredar. Bahkan Pemerintah telah mencanangkan target penjualan 400 ribu unit di 2024 mendatang.
Meski demikian jelas dibutuhan sarana penunjang demi tercapainya target tersebut, salah satunya ketersediaan infrastukturnya berupa fasilitas pengisian daya baterai yang harus diperbanyak.
Langkah inilah yang langsung dijawab oleh Casion dengan meresmikan lagi EV charging station di dua titik lokasi sekaligus, yaitu di Cilandak Town Square dan Talavera Office Park.
Dengan menggandeng ABB Electrification, terus bertambahnya outlet pengisian daya listrik di berbagai lokasi strategis ini bertujuan untuk memudahkan pemilik kendaraan listrik mengaksesnya.

Bersamaan dengan pengoperasian EV charging station ini, keduanya pun berkolaborasi dengan Porsche Indonesia menghadirkan all electric sports car, yaitu Taycan.
After Sales & Digital Marketing Porsche Indonesia, Jericho Wilyan mengapresiasi diluncurkannya outlet pengisian daya baterai kendaaran listrik terbaru tersebut.
“Porsche Taycan menjadi contoh unit EV yang dapat melakukan pengisian daya pada charging station Casion, dan tak terbatas pada EV saja, juga pada kendaraan hybrid,” ujarnya, disela peresmian EV charging station di Mal Citos, Kamis (26/5).
CEO Casion, Kevin Pudjiadi menuturkan, pihaknya terus berkomitmen untuk mengembangkan outlet pengisian daya baterai kendaraan listrik agar masyarakat lebih mudah.
Terlebih, EV charging yang disediakan memiliki standar terbaik di dunia dan dapat digunakan untuk mengisi daya berbagai jenis EV, salah satunya mobil-mobil hybrid.
Kevin memaparkan bahwa Casion punya misi yang sama dalam menyediakan kendaraan listrik, memberikan edukasi pentingnya kendaraan hybrid bagi lingkungan.

“Dengan teknologi dan manfaat positif yang ditawarkan ini, Casion berharap dapat menarik perhatian dan minat masyarakat Indonesia lebih luas untuk memilih kendaraan listrik ke depannya,” tandasnya.
Seperti diketahui, saat ini Casion telah mengoperasikan 30 EV charging station yang tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek. Casion berencana memperluas lagi hingga 200-300 outlet sampai akhir 2023.
“Rencana besar telah kami canangkan dalam pengembangan outlet dimana di akhir 2024 nanti mencapai 1.000 charging station dan sekitar 5.000 unit di ujung tahun 2025,” tutup Kevin.
Untuk memberikan kemudahan, Casion juga bakal merilis aplikasi khusus di Android dan iOS yang dapat digunakan para pengguna EV untuk mencari lokasi charger terdekat.
Melalui aplikasi tersebut pemilik kendaraan listrik dapat memonitor status pengisian daya, sekaligus melakukan pembayaran via e-wallet. [dp/TH]

