Ikuti Langkah Ini Agar Mudik Anda Aman dan Irit

JAKARTA (DP) – Kurang dari sebulan ke depan, sebagian besar dari penghuni kota-kota besar di Tanah Air akan menjalani ritual mudik dengan kendaraan. Ada beberapa langkah yang wajib dijalani agar mobil Anda sehat selama perjalanan ke kampung halaman.

Berikut ada 9 langkah yang harus Anda lakukan sebelum mudik pada Lebaran 2018 ini agar pengeluaran tak membengkak karena masalah pada kendaraan dan Anda pun merasa tenang selama perjalanan panjang.

1. Langkah pertama adalah memahami teknik mengemudi. Ada lima teknik mengemudi yang dapat membantu Anda memaksimalkan efisiensi bahan bakar:
(a) akselerasi dengan perlahan dan bertahap, (b) jaga kecepatan konstan, (c) antisipasi lalu lintas, (d) jangan mengebut, (e) lakukan deselerasi (perlambatan) dengan hati-hati;

2. Langkah berikutnya adalah memastikan oli mesin sudah diganti. Sebaiknya pakai oli sintetis agar kinerja mesin tetap optimal;

3. Kemudian jangan lupa memeriksa filter udara mesin setiap 8.000 kilometer. Filter kotor akan membuat mesin sulit ‘bernapas’, sehingga menyebabkan boros bahan bakar;

4. Juga jangan diabaikan untuk memeriksa sistem pengereman setiap 8.000 kilometer, dan ganti minyak rem setiap 48.000 kilometer;

5. Ban menjadi salah satu komponen terpenting bagi kendaraan. Pilih ban yang sesuai peruntukan sehingga lebih aman dan tidak mengganggu performa kendaraan;

6. Kalau kondisi ban sudah harus diganti, segera ganti namun tetap hati-hati dalam memilih ukuran ban. Mengganti ukuran ban kendaraan yang tak sesuai rekomendasi pabrik akan berpengaruh terhadap efisiensi dan performa;

7. Periksa tekanan ban secara rutin. Untuk mengetahui tekanan ban yang direkomendasikan pabrik, periksa di bagian dalam pintu kendaraan. Tekanan ban optimal yang tertera pada stiker yang ditempelkan di bagian dalam pintu berdasarkan pada beberapa faktor, seperti ukuran dan berat kendaraan;

8. Nitrogen vs. Oxygen. Untuk pilihan tergantung Anda, tapi direkomendasikan untuk mengisi ban dengan nitrogen, karena nitrogen mampu menjaga suhu ban lebih baik, mengurangi terjadinya fluktuasi tekanan ban, dan kalau ada kebocoran, ban kempes lebih lama jika menggunakan nitrogen;

9. Kurangi penghambat angin dan beban kendaraan. Lepas semua aksesoris tak penting yang dapat mengganggu aerodinamika kendaraan, seperti roof rack, dan boks barang di atas kendaraan. Aksesoris tersebut juga menambah beban kendaraan, yang dapat memicu boros bahan bakar. Tapi jika Anda tetap menggunakan boks barang, jangan memilih ukuran besar, karena itu akan mengganggu stabilitas kendaraan dan pasti akan lebih boros bahan bakar. [dp/TGH]

Previous articleMengintip Deretan Kendaraan Untuk Pernikahan Kerajaan Inggris
Next articleMotor Monster Ini Bermesin Audi Plus Supercharger Mercedes SLK, Harganya?