JAKARTA (DP) – PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) menyatakan proses evakuasi truk trailer yang menabrak jembatan penyeberangan orang (JPO) km 34 arah Pondok Indah-Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Kamis (28/6), telah selesai dilakukan pada Jumat (29/6) dini hari.
Untuk itu, saat ini PT JLJ selaku pengelola Jalan Tol JORR Seksi Non S (Rorotan-Pondok Pinang) tengah melakukan penanganan sementara untuk JPO.
Adapun langkah yang dilakukan yaitu dengan pemasangan rangka penahan gelagar atau disebut dengan ‘Heavy Shoring’ pada 4 titik lokasi jembatan. Rinciannya 2 titik di lajur arah Pondok Indah dan 2 titik di lajur yang mengarah ke Cikampek.
Pemasangan gelagar dengan jarak 1.5 m dari bahu dalam dimaksudkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, kata PT JLJ dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Selain itu, pemasangan gelagar juga dilengkapi dengan kerangka yang telah memperhitungjan beban maksimal hingga mencapai 320 ton. Rangka dilindungi dengan ‘Movable Concetre Barrier’ (MCB) sejumlah 15 buah untuk mengantisipasi tertabrak kendaraan.
Upaya penanganan sementara terkait JPO dilakukan dalam rangka tetap menjaga keamanan pengguna jalan tol. PT JLJ tengah bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan kajian terhadap perbaikan permanen.
PT JLJ juga memohon maaf apabila dalam penanganan sementara JPO tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan tol.
Adapun untuk jalur alternatif menuju Pondok Indah, pengguna jalan tol JORR tetap dapat menggunakan jalan tol JORR kemudian keluar melalui ‘Off Ramp’ Bambu Apus dengan melewati jalan arteri dan jika ingin kembali ke jalan tol JORR bisa masuk ‘On Ramp’ Bambu Apus 2 atau melalui Gerbang Tol Kampung Rambutan. [dp/TGH]

