JAKARTA (DP) – Dua tahun sudah merek helm ini meramaikan ranah industri apparel di Indonesia. Selama itu pula, RSV Helmet perlahan tapi pasti mulai dikenal para bikers dengan segala tipe helm yang diniagakannya. Baik yang ditawarkan outlet rekanan maupun melalui jalur ‘dunia maya’.
Usai mendapatkan kepercayaan konsumen, akhirnya Richard Ryan, Executive RSV Helmet Indonesia, memberanikan diri untuk membuka outlet pertamanya di bilangan Jakarta Barat. Berlokasi di Jl. Lapangan Bola No. 38B, Kebon Jeruk, flagship store ini menyajikan beragam model helmet sesuai kebutuhan pengendara motor.
“Besarnya permintaan dari konsumen membuat kami akhirnya memutuskan untuk membuka outlet RSV Helmet pertama ini. Ini juga menjadi bentuk apresiasi kami terhadap loyal costumer helm RSV,” kata Richard, di sela-sela pembukaan flagship store RSV Helmet, Kamis (10/5).
Pada outlet tiga lantai tersebut tersedia beragam tipe helm RSV. Tak hanya itu, ditawarkan pula aneka ragam produk dari Respiro, mulai dari jaket harian hingga jaket khusus turing.
“Outlet ini memang juga menyediakan berbagai produk Respiro. Kami juga menyediakan fasilitas perbaikan helm RSV. Mulai dari penggantian busa hingga ketersediaan kaca helm (visor) yang sudah tidak layak pakai,” tambahnya.
Richard mengakui sejauh ini metode penjualannya lebih besar kearah online. Itulah mengapa dirinya mengklaim penjualan terbesarnya diraih dari online sebanyak 80%, sisanya terbagi antara toko rekanan dan penjualan langsung ke konsumen.
“Satu tahun pertama kami mencoba melakukan metode penjualan konvensional, yaitu keliling toko-toko. Hasilnya, justru mereka yang secara tidak langsung menghancurkan merek helm kami. Alhasil, kami pun melakukan pola marketing digital dan terbukti berhasil sampai saat ini,” jelas Richard.
Sebagai langkah berikutnya, Richard berencana untuk membuka outlet serupa di beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Langkah awalnya adalah di Kota Bali.
“Dalam tiga bulan ke depan, kita menargetkan bisa membuka flagship store seperti ini di Bali. Hal ini kami lakukan agar lebih dapat menjangkau konsumen loyal kami di kota lainnya, yang tidak hanya di Jakarta saja,” tutup Richard. [dp/MT]







