Bahaya! Mobil Terbang Bisa Penggal Siapa Saja di Darat


LOS ANGELES (DP) – Elon Musk, sang pendiri perusahaan pembuat mobil listrik Tesla, berpendapat mobil terbang bisa memicu masalah serius terhadap manusia. Benarkah?

Musk yang selama ini dikenal sebagai sosok dengan pikiran liar yang fokus pada kendaraan ramah lingkungan, saat ini sedang menggarap proyek kendaraan massal yang dapat membawa orang dari satu titik ke titik lainnya tanpa mencemari lingkungan. Proyek itu bernama Hyperloop, yakni transportasi umum berbasis rel yang melaju di dalam tabung raksasa di dalam tanah.

Atas nama keselamatan masyarakat, Musk menyebut dirinya tak pernah percaya terhadap mobil terbang. Memang dari sisi kepraktisan, mobil terbang dapat dengan mudah menghindari kemacetan.

Berbicara dalam sebuah acara untuk The Boring Company, perusahaan baru yang didirikannya, Musk menyebutkan bahwa mobil terbang dapat menjadi bahaya laten bagi kesehatan manusia.

“Jika nanti semakin banyak mobil terbang di seluruh dunia, tak bisa dihindarkan para pemilik mobil terbang tidak bisa merawat kendaraannya dengan baik. Kalau begitu, ada kemungkinan mobil terbang tersebut akan menjatuhkan komponen-komponen ternetu ke darat, seperti roda atau lainnya, sehingga akan menimpa orang-orang di bawahnya,” he said, seperti dikutip CNET.

Pendapat Musk itu mungkin ada benarnya. Bayangkan saja bila baling-baling mobil terbang terlepas karena perawatan buruk, itu jelas berbahaya bagi keselamatan publik. Belum lagi jika mobil terbang itu masih menggunakan mesin konvensional, jelas gas buang beracun dari sistem pembakaran akan dihirup penghuni bumi.

Memang benar, banyak orang yakin bahwa mobil terbang menjadi salah satu solusi untuk menghindari kemacetan lalu lintas seiring dengan semakin padatnya jalan oleh kendaraan. Satu-satunya ruang yang masih terbuka dan mudah dieksploitasi adalah ruang udara.

Namun demikian, Musk tak sepaham dengan anggapan itu. Untuk itu ia menggarap Hyperloop yang dapat mengangkut penumpang melalui tabung hampa (vacuum tube) dengan kecepatan 600 mph (965 km/jam). [dp/TGH]