Tata Prima 3338.K, Kekuatan Baru Tata Motor di Tanah Air


TANGERANG (DP) – Tata Motor Distribusi Indonesia resmi meluncurkan model terbaru 8×4 Tata Prima 3338.K, di ajang GIIAS 2018. Kemunculannya diyakini bakal meramaikan ranah segmen truk 8×4 di Tanah Air, yang juga diisi beberapa pemain lawas lainnya.

Truk ini didaulat mengisi segmen konstruksi dan tambang. Selain itu, dengan pergeseran ke arah transportasi muatan terukur, kendaraan 8×4 memberikan produktivitas dan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan 6×4 tradisional.

“Prima 3338.K menjadi andalan terbaru Tata Motors di Indonesia. Hadirnya Tata Prima 3338.K akan memperluas jajaran produk Prima seklaigus meningkatkan kepercayaan diri kami bersaing di pasar kendaraan niaga nasional,” ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta, Kamis (2/8).

Biswadev mengakui pesatnya pertumbuhan laba perusahaan komoditas energi dan konstruksi di Indonesia tahun lalu dan semester pertama tahun ini, yang melatarbelakangi hadirnya truk tersebut.

Baca juga:  Promo DeRide Store Bikin Pengunjung GIIAS 2018 Tercengang

Tak hanya itu, percepatan pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Republik Indonesia juga menjadi inspirasi tersendiri bagi TMDI. TMDI meyakini segmen 8×4 secara bertahap akan tumbuh positif.

Tata Prima 3338.K dibanderol Rp 1,28 miliar off the road Jakarta. Ia melengkapi kehadiran Tata Prima seri lainnya. Khususnya memperkuat posisi Tata Prima 2528 LX di segmen truk medium heavy duty untuk tambang, logistik dan konstruksi.

Seperti semua kendaraan Tata Motors di Indonesia, Prima 3338.K didukung program Customer Care ‘Peace of Mind’. Program ini terdiri dari garansi terbaik di kelasnya, jaminan ketersediaan suku cadang serta termasuk layanan 24 jam x 7 hari On Road Assistance.

Tata Motors telah memiliki jaringan sebanyak 300 lebih outlet berfasilitas 3S (Sales, Service, Spare parts), 1S (Sales), 2S (Service, Spare parts) yang dinamakan Tata Certified Workshop (TCW) dan Parts Shop yang menjual Tata Genuine Parts di seluruh Indonesia. [dp/MTH]