Isuzu MU-X Ini Bikin ‘Jiper’ Fortuner dan Pajero Sport


TOKYO (DP) – Untuk segmen SUV dan pick-up Jepang, Mitsubishi Pajero Sport/Mitsubishi Triton dan Toyota Fortuner/Toyota HiLux dipandang lebih populer ketimbang Isuzu MU-X/Isuzu D-Max. Tapi kalau melihat duet Isuzu ini, mungkin ceritanya akan berbeda.

Di tangan-tangan terampil punggawa Vehicross, rumah modifikasi asal Jepang, konsep SUV dan pick-up Isuzu ini dijamin akan bikin penasaran. Tak berlebihan, karena selain tampangnya yang gahar, performanya juga diklaim jauh lebih mumpuni ketimbang versi standarnya.

Berjuluk Concept X, Vehicross meracik dua versi dalam bentuk pick-up dan SUV, yang notabene merupakan jelmaan dari pick-up Isuzu D-Max dan SUV Isuzu MU-X. Kedua model ini juga sudah beredar di Tanah Air sebagai pesaing dari model serupa berlogo tiga berlian dan Toyota.

Untuk yang versi pick-up berbasiskan pada model Isuzu D-Max namun telah mengalami rombakan signifikan sehingga memiliki ground clearance 370 milimeter (14,56 inci). Untuk suspensinya menggunakan per keong independen di depan dan multi-link di belakang, serta balutan ban off-road Toyo Open Country 38 inci.

Baca juga:  Astra dan FIFGroup Resmikan BMW Keempat di Jayapura

Sebagian besar komponen bodi, termasuk fender, kap mesin, sedangkan winch depan dan belakang berkekuatan 4,5 ton semuanya custom. Beralih ke dapur pacunya, konsep ini mengusung mesin 3.0 liter turbodiesel 4 silinder yang dilengkapi Diesel Particulate Diffuser (DPD), disandingkan dengan girboks 6 speed Aisin.

Kemudian untuk konsep X MU-X Spec berbasis pada Isuzu MU-X 7 tempat duduk, yang selama ini dikenal sebagai kompetitor bagi Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Model ini menggendong mesin diesel 3.0 dan komponen suspensi yang sama.

Untuk peranti penghenti laju mengandalkan rem depan 6 piston dan belakang 4 piston, ditopang cakram berukuran masing-masing 390 mm dan 355 mm. Yang membedakan versi konsep dengan versi standarnya hanyalah pada kemampuan off-road.

Sejauh ini Isuzu belum banyak bicara soal rencana terhadap kedua konsep tersebut, apakah hanya sebatas konsep atau justru akan masuk lini produksi sebagai varian edisi terbatas. Sebaiknya kita tunggu kabar lanjutan dari produsen penghasil “si Raja Diesel’ ini. [dp/TGH]