Begini Cara Kutu Community Tanamkan Aman Berkendara Sejak Usia Dini

Kutu Community menggelar Lomba Mewarnai Helm Anak di TK Islam Nurul Falah, Cipete Selatan.

JAKARTA (DP) – Komitmen komunitas yang satu ini untuk terus menularkan virus aman berkendara makin digiatkan, khususnya di kalangan anak-anak usia balita. Untuk kali ini, misi itu diwujudkan oleh Kutu Community lewat Lomba Mewarnai Helm Anak di TK Islam Nurul Falah, Cipete Selatan, Jakarta Selatan.

Sebagai bagian dari agenda rutin, Komunitas scooter terbesar di Indonesia ini terbilang rutin menggagas kegiatan tersebut yang menyasar usia dini, terutama direntang umur 5 hingga 10 tahun, sejak 2015 lalu.

Dalam hal ini, Kutu Community terus menggiatkan pentingnya menanamkan arti penggunaan helm saat berkendara. Pada lomba itu, anak-anak diajak untuk mengasah bakatnya dalam melukis di atas ‘kanvas’ helm.

Fauzan Susanto, Ketua Bidang Kegiatan Kutu Community berharap pesan yang disampaikan dapat terpatri di dalam pikiran anak-anak hingga tumbuh dewasa, untuk selalu melindungi diri saat berkendara sepeda motor, salah satunya dengan menggunakan helm.

Baca juga:  Piaggio Indonesia Hadirkan Vespa Sprint Carbon Edisi Terbatas

“Biasanya kami menggelar kegiatan ini di berbagai even otomotif, namun kali ini kami langsung menyasar ke sekolah yang menjadi tempat awal penempaan dan pendidikan anak dimulai,” ujar Fauzan dalam siaran resminya, Sabtu (10/11).

Sebanyak 33 murid TK Islam Nurul Falah terlihat antusias mengikuti kompetisi. Dengan diantar oleh orang tuanya masing-masing, mereka mulai berdatangan ke sekolah sejak jam 7 pagi.

“Seharusnya hari Sabtu anak-anak libur, karena kegiatan ini positif dan belum pernah ada jadi semua masuk termasuk guru-gurunya. Biasanya anak-anak mewarnai di media kertas tapi ini di helm,” ungkap Anas Hafas, Kepala Sekolah TK Islam Nurul Falah.

Kegiatan ini juga melibatkan banyak pihak, seperti orangtua murid, Lurah dan Bhanbinkamtibmas Cipete Selatan. Usai berlomba, Bhanbinkamtibmas Cipete Selatan, Bripka M. Rofyan berharap agar terus ditanamkan pentingnya helm saat menggunakan sepeda motor.

“Pakai helm itu bukan takut karena ada Polisi, tapi takut kalau kepala luka atau cidera karena kecelakaan,” pungkasnya.

Baca juga:  Kabut Asap Makin Parah, Kutu Region Pekanbaru Bagikan Masker

Kutu Community menjadi satu-satunya komunitas scooter di Indonesia yang selalu konsentrasi terhadap keselamatan berkendara di jalan. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan yang mayoritas korbannya didominasi oleh pengendara sepeda motor. [dp/MTH]