BLITS Sampai di Bengkulu, Tembus Perjalanan 1.605 Km

Mobil listrik BLITS dan Kasuari singgah di PLN Unit Induk Wilayah S2JB UP3 Bengkulu.

BENGKULU (DP) – Perjalanan lintas pulau di Indonesia yang dilakoni BLITS, mobil listrik hasil kerja nyata para mahasiswa Universitas Budi Luhur dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, telah singgah di Kota Bengkulu, Jumat (23/11) lalu.

Kota ini menjadi titik keempat dari serangkaian ekspedisi bertajuk ‘PLN BLITS Explore Indonesia’, sejak mobil beraura Dakar Rally tersebut memulai perjalanannya dari Surabaya, lalu ke Jakarta dan Lampung.

Total jarak yang telah ditempuh oleh BLITS hingga kini sejauh 1.605 km, dan terbukti berbagai medan jalan yang ‘tersaji’ dengan mudah dilewati dengan aman dan lancar.

Yoga Uta Nugraha, Projek Leader BLITS mengakui bahwa kontur jalan di Sumatera jelas berbeda dengan di Pulau Jawa, dimana medan jalan menanjak dan menurun cukup mendominasi.

 

“Jalur Sumatera menjadi tantangan tersendiri bagi BLITS, khususnya pada daya tahan baterai dan tenaga mobil saat menghadapi tanjakan terjal. Kami juga mampu menguji coba pengereman BLITS saat turunan curam di jalur pegunungan di daerah Lampung,” ujar Uta, dalam siaran resminya, Minggu.

Baca juga:  James Bond Pun Kini Pilih Mobil Ramah Lingkungan

Dia memaparkan saat hujan lebat di perjalanan, BLITS tidak mengalami masalah berarti baik dari baterai maupun perangkat mobil listrik lainnya.

“Dengan begitu kami lebih mengerti karakter BLITS dan banyak mendapatkan data untuk peningkatan kemampuan dari mobil listrik tersebut,” tambah Uta lebih lanjut.

Sekedar mengingatkan, BLITS bakal melakoni sejumlah pengujian dalam ekspedisi sejauh 15.000 km, mulai dari Surabaya hingga ke Papua, dan kembali lagi ke kampus ITS, sebelumnya nanti dijadwalkan untuk mengikuti Rally Dakar.

 

Di pulau ini, BLITS melakukan pengisian ulang baterai di sejumlah Rayon PLN, yang berada di setiap Kabupaten atau Kota. Dengan lama pengisian sekitar 4-6 jam, BLITS mampu melaju sampai 150-200 km.

“Dalam PLN Blits Explore Indonesia ini kami bekerja sama dengan PLN untuk pengisian baterai, dan kami sangat terbantu karena PLN telah menyiapkan alat pengisian baterai di setiap rayon Kabupaten atau Kota yang kami datangi,” kata Uta.

Baca juga:  Wow...Mobil Vietnam Bakal Mejeng di Paris Auto Show

Sambutan positif dari masyarakat dan antusiasme dari karyawan PLN mengiringi perjalanan BLITS saat singgah di sana. Menariknya, kala tiba di Bengkulu, tim BLITS di sambut oleh mahasiswa dari Universitas Bengkulu, dan mengisi kuliah umum di Fakultas Teknik bidang studi mobil listrik.

Kasih Hanggoro selaku Ketua BPH Yayasan Budi Luhur Cakti menjelaskan bahwa ini menjadi awal yang baik untuk PLN Blits Explore Indonesia, karena mendapat antusias tinggi dari masyarakat.

“Dirancangnya BLITS juga menjadi inspirasi bagi Universitas dan mahasiswa yang dikunjungi, bahwa kita bisa menciptakan mobil listrik sendiri untuk berlaga di Rally Dakar kelak,” tutur Hanggoro.

“Selain itu, kontur jalan yang sulit dan kendala pada BLITS akan menjadi masukan bagi tim untuk mengevaluasi mobil listrik ini menjadi lebih baik dan sempurna,” jelas pria yang pernah mengikuti Rally Dakar ini.

Setelah Bengkulu, Kota ‘Pempek’ Palembang menjadi persinggahan berikutnya, dan dilanjutkan ke Padang, Medan serta Titik KM 0 Sabang menjadi penutup rangkaian pengujian BLITS di Pulau Sumatera.

Baca juga:  Ke Depan, Mitsubishi Bakal Gelontorkan Produk Ber-DNA SUV

Jelajah Sumatera ini merupakan awal perjalanan PLN Blits Explore Indonesia, karena Blits akan melewati rintangan yang lebih berat dengan menelusuri perjalanan ke Pulau Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali dan berakhir kembali di Surabaya.

“Mobil listrik BLITS ini belum dibilang bagus kalau belum bisa melewati 15.000 km. Dari perjalanan ini, tim baru bisa mendapatkan data apa saja kekurangan dari mobil ini dan akan di evaluasi kembali. Setelah itu, baru tim sempurnakan agar siap mengikuti reli terganas di dunia itu,” tutup Hanggoro. [dp/MTH]