Lima Pebalap Berebut Titel Juara SS600 di Seri Akhir ARRC 2018

Pebalap AHRT Andi Gilang masih berpeluang meraih gelar juara kelas SS600.

BURIRAM (DP) – Sejumlah peluang memang masih ada bagi para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) pada kelas Supersport 600 (SS600), di seri terakhir ajang Asia Road Racing Championship (ARRC), di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, akhir pekan ini.

Terbukanya peluang tersebut dikarenakan Anthony West harus absen di putaran ini akibat hukuman skorsing yang diterimanya. Pebalap berkebangsaan Australia itu unggul sementara 34 poin dari juara bertahan, Azlan Shah Kamaruzaman yang hingga pada seri kemarin mengumpulkan 102 poin.

Selain Azlan, ada empat pebalap lain juga memiliki kesempatan yang sama, yaitu Andi Farid Izdihar, Ahmad Yudhistira, Zahwan Zaidi dan pebalap tuan rumahh, Ratthapong Wilairot.

Menyapu bersih dua posisi teratas pada seri ARRC Sentul, Andi Gilang dan Yudhistira juga bisa merengkuh gelar juara. Sama-sama mengoleksi 99 poin, keduanya terpaut 37 poin dari West.

Baca juga:  Langkah Awal Nusantara Group Berkontribusi dengan Merek Honda
foto: motorsport

Sedangkan Zahwan yang saat ini mengukir 94 poin dan Rattaphong 91 poin terbilang harus tampil maksimal di seri pamungkas nanti, dengan pencapaian 50 poin penuh pada dua seri yang dihelat pada 1-2 Desember kelak.

Keduanya pun secara matematis juga berpotensi menutup musim dengan titel juara. Bermodalkan hasil sempurna di Sentul, Gilang pun siap mengerahkan kemampuan terbaiknya di Buriram, terutama untuk mencuri gelar juara.

”Saya sangat siap menghadapi putaran akhir di Thailand. Fokusnya mengerahkan kemampuan terbaik, terlebih peluang menjadi juara di kelas SS600 masih terbuka luas,” ujar Andi.

Pertarungan lima pebalap di Buriram

West memang memiliki keunggulan jauh atas Azlan di peringkat kedua dengan poin 136. Namun jarak antara pebalap Malaysia itu dengan Rattaphong di posisi keenam hanya terpaut 11 poin.

Azlan Shah. foto: motorsport

Rasanya tak berlebihan jika fokus balapan terakhir ARRC musim ini akan tertuju kepada mereka. Kelimanya harus mengalahkan satu sama lain, dan berusaha meraih poin sebanyak mungkin untuk menggeser West dari singgasananya.

Baca juga:  Dimas Ekky Resmi 'Disunting' Idemitsu Honda Team Asia di GP Moto2

Untuk mempertahankan gelarnya, Azlan membutuhkan 34 poin tambahan, yang berarti ia harus naik podium dua kali di Thailand. Jika Azlan memenangi satu balapan, maka tugas selanjutnya hanya menambahkan 10 poin, atau finish keenam pada balapan berikutnya.

Dengan torehan poin serupa, Gilang dan Yudhis harus mendulang 38 poin, yang berarti keduanya setidaknya harus finis kedua pada Race 1 dan Race 2. Atau, jika salah satu dari keduanya memenangi balapan, maka mereka hanya perlu menambahkan 13 poin untuk memastikan titel juara.

Peluang yang sama juga bisa diraih oleh pebalap Manual Tech KYT Kawasaki Racing, Ahmad Yudhistira.

Sedangkan bagi Zaqhwan yang terpaut 42 poin dari West, membutuhkan podium pertama dan satu finish kedua untuk bisa memastikan gelar juara SS600. Sebuah misi yang jelas tidak mudah bagi dirinya.

Disisi lain, Rattaphong yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, juga membutuhkan skenario serupa seperti Zaqhwan untuk sekadar menyamai torehan poin West. Untuk memenangi gelar, Rattaphong mutlak harus memenangi dua balapan di Chang International Circuit. [dp/MTH]