Hasil Studi: Bersepeda Motor Ternyata Bisa Kurangi Stres Lho!


JAKARTA (DP) – Bagi Anda para penglaju yang kesehariannya menggunakan kendaraan bermotor dan kerap mengalami stres menghadapi padatnya lalu lintas, cobalah untuk menyempatkan diri melepas stres dan penat di akhir pekan. Bagaimana caranya?

Caranya mudah, cobalah untuk mengendarai sepeda motor bersama rekan atau keluarga ke daerah yang lalu lintasnya tak ramai dan macet. Lantas bagaimana dengan mereka yang sehari-hari sudah menggunakan sepeda motor untuk bekerja? Untuk kelompok ini, tetap saja berkendara ke suatu tempat yang tenang di pedesaan dapat mengurangi stres. Pasalnya, meskipun mereka bersepeda motor tiap hari, tapi yang dilalui adalah kawasan kota yang hiruk pikuk dan macet, yang memicu stres tentunya.

Anjuran ini didasarkan pada hasil penelitian oleh sekelompok ilmuwan dari UCLA Semel Institute for Neuroscience and Human Behavior di Amerika Serikat.

Studi yang didanai oleh Harley-Davidson itu menemukan fakta bahwa dampak dari mengendarai sepeda motor meliputi, dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta menurunkan kadar kortisol, yakni hormon yang berhubungan dengan stres.

Baca juga:  Waspadai Angin Kencang di Jalur Pantura

Dalam studi tersebut, tim peneliti mengamati aktivitas listrik otak, denyut jantung dan kadar adrenalin, noradrenalin, dan kortisol, yang diukur sebelum, selama dan setelah berkendara motor. Sebagai perbandingan, pengukuran serupa dilakukan sebelum, selama dan setelah mengemudikan mobil dan beristirahat.

Menurut hasil studi, mengendarai sepeda motor selama 20 menit dapat menaikkan denyut jantung sebesar 11 persen, mencapai level yang mirip dengan ketika melakukan olahraga ringan. Meningkatnya fokus dan perhatian ketika memacu motor mirip dengan kondisi manusia setelah menyeruput secangkir kopi.

Temuan paling menarik dari studi tersebut adalah bahwa mengendarai sepeda motor memiliki dampak positif terhadap kadar stres, dengan menurunkan marka biologis (biomarker) hormonal sebesar 28 persen dibandingkan dengan aktivitas lain.

“Kadar stres, terutama di kalangan dewasa yang masih muda, terus meningkat, dan mereka yang mengeksplorasi jalan (bersepeda motor) dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental,” kata Don Vaughn, ahli saraf yang terlibat dalam studi tersebut.

Baca juga:  Suzuki Wagon R Terbaru Kian Terlihat Seperti SUV Mini

“Hingga saat ini, teknologi yang mengukur langsung dampak dari aktivitas seperti bermotor terhadap otak memang belum ada,” ucapnya.

Nah, kalau Anda kebetulan punya sepeda motor dan waktu untuk bersantai sejenak dengan blusukan ke perkampungan dan daerah wisata alam, manfaatkan kesempatan itu sehingga Anda akan kembali bugar untuk menatap ketatnya jadwal pekerjaan dan riuhnya lalu lintas di awal pekan. [DP/TGH]