Awas! Keyless Entry Rawan Diretas


LOS ANGELES (DP) – Fitur keyless entry dan engine start-stop belakangan ini sudah bukan fitur yang hanya ditemui pada kendaraan kelas atas berharga mahal, tetapi juga telah disematkan pada model kendaraan di segmen medium. Tapi di balik kemudahan yang ditawarkan, bahaya besar mengancam pemilik kendaraan yang dilengkapi teknologi canggih tersebut.

Seperti apa bahayanya? Berdasarkan hasil studi terbaru, kendaraan yang dilengkapi fitur keyless entry dan engine start-stop justru membahayakan keamanan kendaraan itu sendiri.

Dalam studinya, German General Automobile Club (ADAC) menguji 237 mobil modern dari 30 brand. Dari penelitian itu ditemukan 230 kendaraan yang dibekali kedua fitur tersebut rawan aksi peretasan hanya dengan menggunakan peralatan yang banyak dijual di toko online dengan harga murah.

Dengan serangan “relay”, begitu aksi pembajakan itu dijuluki, akan memudahkan pencuri untuk membuka kunci dan menghidupkan mesin mobil tanpa harus memiliki kunci kontak atau keyfob yang terkoneksi dengan sistem di kendaraan. Bagaimana caranya?

Baca juga:  Hino Indonesia Dukung Penghijauan di Lingkungan Kampus

Para pencuri biasanya memindai (scan) sinyal yang dipancarkan oleh kunci wireless key dan memperkuat sinyal itu untuk membuka pintu kendaraan.

Riset yang dilakukan ADAC itu menemukan bahwa dari 237 kendaraan yang diteliti, hanya tiga model yang tahan terhadap aksi peretasan, dan ketiga model itu semuanya diproduksi oleh Jaguar Land Rover, yakni Jaguar I-Pace, Land Rover Discovery versi terbaru dan Range Rover Evoque. Adapun empat model lainnya hanya bisa dibuka atau dihidupkan mesinnya, dan sisanya yang sebanyak 230 kendaraan rentan terkena serangan hacker.

Sementara itu, Mike Hawes, CEO Society of Motor Manufacturers and Traders di Inggris, mengatakan mobil-mobil modern lebih aman dari sebelumnya, dan teknologi terkini telah berhasil menekan aksi pencurian secara drastis.

Menurut ADAC, peretasan terhadap sistem keyless entry dan engine start-stop merupakan ancaman besar. Untuk itu mereka menyarankan para pemilik mobil modern membaca buku panduan lebih seksama untuk menemukan cara menonaktifkan keyless system bila tak ingin digunakan.

Baca juga:  Pabrikan China ini Siap Buka Mata Dunia Dengan Teknologi Driver Tablet

Cara lain yang lebih mudah dan murah untuk meredam aksi pencurian yang memanfaatkan keyless key, adalah dengan membungkus keyless key (keyfob) dengan tinfoil atau aluminium foil.

Bagi Anda yang memiliki kendaraan dengan fitur canggih tersebut, hendaknya selalu berhati-hati dan carilah cara dan solusi untuk mencegah para pencuri menggondol kendaraan kesayangan Anda. [dp/TGH]