Amerika Tidak Lagi Menjadi Pasar Terbesar Bagi Ducati Motor Holding

Ducati mengalami kemorosotan dalam penjualan di Amerika Serikat, setelah sebelumnya mampu berkontribusi besar pada penjualan Ducati.

ITALIA (DP) – Harapan besar Ducati Motor Holding untuk terus bertumpu pada penjualan lini produknya di Amerika Serikat harus pupus. Ini disebabkan sepanjang 2018 hanya mampu menyerap 53.004 unit, atau turun 5% dibandingkan yang diperolehnya pada 2017.

Dengan jumlah itu menjadi akhir pertumbuhan signifikan Ducati di Negeri Paman Sam selama delapan tahun berturut-turut. Meski begitu, salah satu produk terbaik Ducati di dunia yakni Panigale V4, mampu mengukir penjualan signifikan pada periode tersebut.

Superbike ini berhasil terjual sebanyak 9.700 unit selama 2018 di Amerika, meningkat 70% dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut sebagian besar disumbangkan dari model teranyarnya.

Dengan pencapaian ini, Ducati berhasil menguasai pangsa pasar superbike sebesar 26%. Yang berarti sekitar satu dari empat unit superbike yang terjual di dunia adalah motor Ducati.

Disisi lain, keluarga Multistrada juga berkinerja baik sepanjang tahun lalu dengan angka penjualan sebanyak 11.829 unit. Tercatat 6.569 unit penjualan dihasilkan dari Multistrada 1260 terbaru, atau 25% pangsa pasar mampu dikuasainya.

Baca juga:  Pengguna Chevrolet Trax Habiskan Akhir Pekan di Ciletuh
Panigale V4 menjadi kontributor terbesar penjualan Ducati di Amerika sebanyak 9.700 unit selama 2018.

2018 menjadi tahun keempat bagi Ducati yang mencatatkan penjualan lebih dari 50 ribu unit. Tapi dibalik itu, Ducati harus menerima imbas dari penurunan industri paling menggiurkan tersebut.

Atas dasar ‘kontraksi’ inilah pasar sepeda motor bermesin diatas 500 cc harus mengalami penurunan sekitar 3% sepanjang tahun lalu. Dan merosotnya penjualan Ducati paling terasa di Amerika Utara, dimana persentasi penurunannya mencapai 11%.

Ini berarti penurunan yang terjadi sebesar 7.843 unit pada 2018, sementara di 2017 mencapai 8.898 unit, dan menjadi kerugian yang cukup besar untuk pertama kalinya selama bertahun-tahun.

Strategi jitu mulai dibidik Ducati guna meminimalisir kondisi tersebut, salah satunya dengan gencar melakukan efisiensi di tiap dealer Ducati di dunia.

“Untuk bangkit menghadapi tantangan pasar baru,” kata Direktur penjualan Global Ducati, Francesco Milicia, seperti dilansir dalam laman resmi Ducati. “Kami berupaya membuat jaringan penjualan kami lebih efisien dari sebelumnya,” tambahnya.

Baca juga:  Rossi Cemas Hadapi GP Ceko, Kenapa?
Lini produk Ducati di salah satu showroom Ducati di Beijing, Cina.

Untuk tahun ini, Francesco bakal melakukan penyegaran khususnya di lini produk Scrambler 800, diantaranya dengan disematkannya fitur ABS. Juga dijadwalkan bakal diluncurkannya Diavel 1260 dan Hypermotard 950.

“Kami juga akan merilis anggota baru di keluarga Multistrada yakni 1260 Enduro dan 950 S, untuk memberikan pilihan lebih luas kepada konsumen dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Meski begitu, senyum Ducati masih terlihat dengan pencapaian positif Ducati di Italia, yang berhasil terjual 9.200 unit atau naik 4,5% dibandingkan tahun 2017.

Pasar lain yang juga tumbuh yaitu Spanyol dengan 2.444 unit terjual (+8%), Jepang sebanyak 1.941 unit (+2%), Cina (+23%) dan Swiss sebesar 2,2% peningkatan mencapai 1.276 unit.

Francesco juga telah menjadwalkan bakal merilis setidaknya sembilan unit Ducati terbaru, untuk memperbaiki performa penjualannya ditengah keterpurukan kondisi industri otomotif. [dp/MTH]