Deretan Mobil Mungil Siap Tampil di Kejurnas Rally dan Sprint Rally 2019

Mitsubishi Mirage jadi salah satu mobil yang bisa mengikuti Kejurnas Rally dan Sprint Rally 2019.

JAKARTA (DP) – Jelang digelarnya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally dan Sprint Rally 2019, beberapa hal baru terkait pelaksanaan kedua ajang tersebut mulai dijabarkan. Salah satunya adalah terkait regulasi kelas F1.

Kelas ini sendiri merupakan kelas dengan spesifikasi mobil dalam atau luar negeri, berpenggerak roda dua, dan memiliki kapasitas mesin maksimal mencapai 1500 cc.

Ketua Komisi Reli dan Sprint Reli Ikatan Motor Indonesia (IMI), Rifat Sungkar mengatakan bahwa pihaknya bakal memokuskan kelas ini, yang diklaim akan menjadi kelas paling diminati para pebalap.

“Bisa dibilang kelas ini akan menjadi primadona karena diperuntukkan mobil-mobil keluaran baru yang beredar di pasaran saat ini. Selain itu, kelas F1 ini dapat merangkul komunitas reli dari generasi yang muda,” ujar Rifat, dalam siaran resminya, Minggu (3/2) lalu.

Adapun mobil-mobil yang dapat mengikuti kelas ini dibagi antara mobil produksi tahun 1997 ke bawah, serta mobil produksi tahun 1997 ke atas.

Baca juga:  Kejurnas Drifting 2018 Bakal Berlangsung di Pondok Cabe

“Tujuannya adalah karena kami di komunitas rally dan sprint rally ingin merangkul sebanyak-banyaknya peserta. Mereka yang punya mobil lawas dan mobil masa kini ikut terjun langsung merasakan serunya kompetisi rally,” tambah Rifat.

Rifat menambahkan jika alasan pemilihan tahun 1997 sebagai batas pembagian adalah karena momentum perubahan pesat teknologi pada kendaraan paling banyak terjadi di era 90-an akhir.

Untuk mobil-mobil yang diproduksi di bawah 1997, dengan teknologi yang masih lama, komisi reli membebaskan modifikasi dengan memberikan penyesuaian yang lebih ringan.

“Di bawah 1997, modifikasi mobil diberikan keleluasaan mesin yang lebih bebas, namun mereka punya kekurangan pada handling dan sasis mobil. Sementara mobil baru, kami batasi modifikasi namun mereka sudah lebih diuntungkan dengan teknologi handling dan sasis mobil yang lebih canggih,” cetus Rifat lagi.

Mobil-mobil yang masuk ke dalam kategori kelas F1, yaitu Hyundai i20, Honda Jazz, Suzuki Swift, Daihatsu Sirion, Mazda2, VW Polo, Kia Rio, Chevrolet Spark, Toyota Yaris, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Nissan March, dan Mitsubishi Mirage.

Baca juga:  DFSK Perkuat Bisnis di Jantung Pemukiman Wilayah Banten

Sementara itu, di luar Kejurnas, Rifat siap menyediakan satu piala khusus bagi para peserta non seeded kelas F1, yaitu Helmy Sungkar Trophy yang menjadi persembahan bergengsi bagi peserta berprestasi.

“Ayah saya memiliki dedikasi yang tinggi terhadap dunia reli Indonesia dan dia peduli sekali dengan perkembangan komunitas anak muda di kancah reli. Diharapkan trophy ini bisa memotivasi mereka-mereka yang di tahun ini akan berlomba di kategori non seeded kelas F1,” pungkas Rifat. [dp/MTH]