Empat Nama ini Favorit Juara MotoGP 2019

foto: motogp

SEPANG (DP) – Musim balap MotoGP 2019 memang baru akan dimulai pada 10 Maret mendatang di Losail International Circuit. Meski begitu, atmosfer memanas sudah dilayangkan masing-masing kubu sepanjang tes pramusim.

Dari kacamata Jorge Lorenzo telah terlontar prediksi pemegang tahta tertinggi ‘jet darat’ roda dua ini bakal diraih oleh siapa. Nada pesimis pun mencuat dari pebalap berusia 31 tahun ini bahwa dirinya tidak akan masuk dalam proyeksi tersebut.

Empat nama pun mencuat bakal saling mengejar titel juara MotoGP musim tahun ini, dan dengan nada merendah, dirinya tidak masuk dalam daftar itu. Persiapan X-Fuera terganggu cedera patah tulang skafoid kiri pada pergelangan tangannya.

Seperti dilansir oleh Motorsport, ia menilai mantan rekan setim Andrea Dovizioso, serta duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales sebagai ancaman terbesar bagi juara dunia bertahan, Marc Marquez.

Lorenzo sempat mengatakan dalam wawancara bersama MotoGP.com disiaran After the Flag Sepang, di kondisinya saat ini, berpikir realistis lebih bisa diterima ketimbang mementingkan ambisi merebut gelar juara dunia MotoGP 2019.

Baca juga:  Klub Suzuki Ertiga ERCI Punya Ketua Baru

“Saya selalu katakan di MotoGP, segala sesuatu mungkin terjadi, namun kami harus realistis dan kami harus memahami keterbatasan kami pada saat itu,” katanya.

Baginya, menjalani tiga atau empat tes pra-musim MotoGP 2019 tidak menjamin motor akan jadi sempurna, sesuai harapan. Terlebih karena cedera yang dialaminya, Lorenzo ingin beradaptasi dengan baik dan punya balapan yang menyenangkan.

Kendati debut menggeber Honda terbilang positif, tetapi Lorenzo merasa kurang pengalaman dalam memaksimalkan potensi RC213V.

“Keterbatasan, saya tidak berpikir karena kurangnya kecepatan, kurangnya talenta, kurangnya motivasi atau kurangnya kerja keras. Ini tentang pengalaman, bukan?”

“Hanya tiga atau empat tes, itu tidak cukup untuk mengetahui motor dengan sempurna dan itu tidak akan mudah. Juga mengetahui cedera terakhir saya. Jadi, pastinya, kami akan sedikit kesulitan di Qatar dan dalam dua atau tiga balapan berikutnya,” ucapnya.

“Saya kira tujuan kami adalah untuk meningkatkan (performa) motor agar lebih kompetitif, untuk cepat. Jika kami bisa memenangi balapan, bagus, siapa tahu kami bisa mendapatkan lebih dari yang diharapkan,” lanjut Lorenzo.

Baca juga:  Toyota Rush Lebih Laris dari Fortuner

Seperti diketahui, Lorenzo terpaksa absen mengikuti tes pra-musim MotoGP 2019 di Sepang, Malaysia (6-8 Februari) lalu karena sedang masa pemulihan cedera. Posisinya digantikan oleh Stefan Bradl.

Meski begitu, pengguna nomor 99 ini rupanya turut memperhatikan sepak terjang Ducati, terutama momen pabrikan Borgo Panigale menguasai empat besar pada hari terakhir.

“Yang pasti, pembalap Honda juga kuat – Marc mendominasi hari pertama, Bradl dan (pembalap LCR, Takaaki) Nakagami tidak terlihat jauh dari para pebalap top. Jadi, itu pertanda baik dalam jalur yang selalu rumit bagi kami setelah Sepang,” pungkasnya.

Lorenzo telah mengisyaratkan untuk bisa mengikuti tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail di akhir bulan nanti (23-25 Februari). “Jadi, ya, senang dan melihat ke depan untuk berkendara kembali bersama Honda (dalam tes Qatar),” tutup X-Fuera. [dp/MTH]