Asap Pembakaran Roti Ternyata Lebih Beracun


AUSTIN (DP) – Selama ini mungkin banyak orang tak sadar bahwa asap beracun ternyata beredar di dalam rumah. Memang benar asap dari gas buang kendaraan bermotor dapat meracuni kita. Tapi tahukah Anda bahwa asap dari alat pembakaran roti (toaster) ternyata lebih beracun dari asap kendaraan?

Hal itu terungkap dalam riset terbaru yang digagas University of Texas belum lama ini. Tim peneliti menemukan fakta setelah mengukur kadar racun dari toaster yang menyala, dan diketahui bahwa asap tersebut lebih beracun ketimbang asap kendaraan bermotor.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa udara harus mengandung kurang dari 25 mikrogram per kubik meter partikulat halus. Ketika Anda membakar roti menggunakan toaster, Anda telah menghirup sebanyak 4.000 mikrogram per kubik meter partikulat tersebut, demikian hasil studi yang dirilis dalam jurnal Atmosphere.

Para ahli menyebutkan bahwa toaster yang memiliki standar keamanan baiksaja masih memicu peningkatan kadar partikulat menjadi sekitar 300 hingga 400 mikrogram per kubik meter.

Baca juga:  'Model Seksi' Ini yang Bikin Ekspor Toyota Sukses Selama 30 Tahun

Sebagai perbandingan, beberapa studi terbaru menyebutkan bahwa terdapat 250 mikrogram per kubik meter partikulat di dalam udara di stasiun kereta bawah tanah London. Itu berarti 20 kali lebih tinggi kadarnya dari apa yang disebut WHO sebagai kadar yang bisa ditoleransi.

Untuk kondisi atmosferik yang diambil selama pembakaran menggunakan toaster diperkirakan 150 kali lebih tinggi dari standar WHO. Sedangkan di jalan raya, kandungan partkulat tersebut sekitar 13,7 mikrogram per kubik meter.

Berdasarkan fakta tersebut, sebaiknya Anda membuka jendela atau pintu ketika membakar roti atau makanan dengan menggunakan toaster. Hal ini untuk menghindari partikulat berbahaya itu berputar-putar di ruangan tertutup dan terhirup oleh Anda dan keluarga.

Sebenarnya, ada banyak polutan di sekitar kita yang membuat kualitas udara di dalam ruangan menjadi turun. Asap pembakaran kayu atau asap dari benda-benda yang terbakar juga sangat berbahaya, sama bahayanya dengan parfum atau penyegar ruangan, aerosol, cairan pembersih yang disemprotkan dan lainnya.

Baca juga:  Hebat! Vending Machine Kini Bisa Jalan Sendiri Layani Pembeli

Dengan begitu, kita harusnya lebih berhati-hati untuk menggunakan peralatan dan bahan kimia di dalam rumah tangga, karena sering kita tidak sadar bahwa peralatan dan cairan kimia itu akan membahayakan kesehatan kita. Namun demikian, bukan berarti Anda merasa lebih aman bila menghirup asap knalpot kendaraan. [dp/TGH]