Solo Kota Pamungkas Program FUSO Belajar & Menginspirasi


SOLO (DP) – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) akhirnya menyelesaikan program CSR di bidang pendidikan ‘FUSO Belajar dan Menginspirasi’ di Kota Solo, Jumat (22/2) lalu. Berlangsung di SMK Negeri 5, lokasi ini menjadi sekolah terakhir pada tahap kedua dari program tersebut.

Membidik para siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), berbagai materi diberikan oleh para karyawan KTB yang didaulat sebagai relawan dan diterjunkan langsung dalam menjalankan misi ini.

Keterlibatan mereka untuk berbagi pengalaman bagaimana bekerja di industri otomotif serta memberikan materi soft skill secara interaktif kepada para siswa/i.

Seperti diketahui, program FUSO Belajar dan Menginspirasi merupakan kontribusi dari distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia itu di bidang pendidikan, khususnya pendidikan kejuruan.

Kegiatan ini juga berlangsung guna melengkapi rangkaian pelatihan basic automobile bagi para siswa yang sudah diselenggarakan selama empat hari sebelumnya, mulai dari hari Senin (18/2) hingga hari Kamis (21/2).

Baca juga:  Gigs and Gas 2018 'Bikereatifitas' Sedot Pengunjung Mall

“Ini kontribusi KTB yang bertujuan untuk memajukan industri otomotif Indonesia melalui sektor pendidikan. KTB menilai kemajuan dapat didorong melalui peningkatan mutu pendidikan, dengan begitu diharapkan terlahir siswa-siswi berdaya saing tinggi yang dapat diserap oleh para pelaku industri,” ujar Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita.

Sejatinya, program ini merupakan salah satu pengembangan dari FUSO Vocational Education Program (FUSO-VEP) dimana dalam kegiatan ini KTB memberikan donasi truk Colt Diesel untuk menunjang kegiatan praktikum di sekolah, kemudian secara berkala KTB memberikan pelatihan dasar otomotif bersertifikat kepada para guru dan siswa SMK.

Lebih lanjut Kurita menambahkan KTB ingin membangun motivasi kepada para siswa/i bahwa SMK memiliki daya saing unggul berupa ilmu praktik dan teknis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja.

“Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan keahlian para siswa/i SMK, agar siap memasuki dunia kerja,” imbuh Kurita.

Baca juga:  KTB Sediakan 'Bengkel Resmi' di Tengah Perkebunan Sawit di Ketapang

KTB pun berharap program ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan generasi muda Indonesia, khususnya para siswa/i SMK yang diharapkan memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja dan industri. [dp/MTH]