Nilai Ekspor All New Honda Brio Capai Rp1 Triliun


KARAWANG (DP) – Nilai ekspor All New Honda Brio ke Filipina dan Vietnam kurang lebih Rp1 triliun dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 89%.

“Berbagai keberhasilan ini merupakan hasil dari rangkaian komitmen investasi PT Honda Prospect Motor (HPM) di Indonesia. Sampai tahun ini, investasi HPM lebih dari Rp4 triliun,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pada acara ekspor perdana All New Brio di Karawang, Selasa (26/3).

Dengan hadirnya pabrik di Karawang yang mengintegrasikan sistem teknologi manufaktur terkini, menurut Airlangga, HPM telah memiliki 2 factory plant dengan kapasitas mencapai 200.000 unit per tahun dan menyerap 6.900 orang tenaga kerja.

“Total produksi sampai dengan tahun ini mencapai lebih dari 1,3 juta unit kendaraan. Hal ini merupakan sebuah capaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional karena produk Indonesia bisa diterima dengan baik di negara tujuan ekspor,” papar dia.

Baca juga:  Tahukah Anda? Ada Pebalap F1 Cewek Asal Saudi di GP Perancis

Saat ini, lanjut Airlangga, pihaknya mendorong penambahan investasi baru maupun perluasan, serta adopsi teknologi terkini dan diharapkan menciptakan iklim yang kondusif untuk merealisasikan target produksi 1,5 juta unit pada 2020.

“Industri otomotif di Indonesia telah berkembang menjadi basis produksi kendaraan MPV, truck dan pick up yang pengembangannya diarahkan untuk meningkatkan ekspor ke pasar global dengan target besarnya sebagai pemasok kendaraan jenis sedan dan SUV,” ujarnya.

Airlangga menambahkan, pemerintah mendorong agar manufaktur otomotif dalam negeri dapat merealisasikan program pengembangan kendaraan rendah emisi atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Program ini ditargetkan pada 2025 kendaraan berbasis listrik mencapai 20%.

“Capaian tersebut, sesuai dengan roadmap industri otomotif yang kami tetapkan,” pungkasnya. [dp/PNB]