Aston Martin DBS Superleggera Menggoda Miliarder Tanah Air


JAKARTA (DP) – Aston Martin Jakarta resmi memboyong DBS Superleggera untuk para pecintanya di Indonesia. Kehadirannya pun tergolong cepat, sebab sedan sport tersebut baru saja diperkenalkan di dunia pada Juni tahun lalu.

Meski demikian, pihak Aston Martin Jakarta belum mengumumkan banderol resmi dari mobil yang didatangkan hanya satu unit tersebut ke Tanah Air.

Nancy Chen, General Manager Aston Martin South and South East Asia, mengatakan kehadiran DBS Superleggera merupakan perwujudan ambisi prinsipal untuk mengganti semua model mobil sport dua pintu milik Aston Martin sebagai bagian dari strategi transformasi Second Century Plan.

“Saya yakin peluncuran ini akan mendapat sambutan baik di negara ini,” ujar Nancy, disela peluncuran DBS Superleggera di Aston Martin Showroom, Jakarta, Senin (27/5) lalu.

Mobil ini merupakan kolaborasi berkelanjutan antara Aston Martin dengan DBS. Logo ikonik ‘Superleggera’ kembali dimunculkan setelah sebelumnya pernah tersemat pada seri Aston Martin Superleggera lansiran 1967.

Baca juga:  Sertifikasi SNI, Bentuk Dukungan Shell Indonesia Demi Kepuasan Konsumen

Aston Martin DBS Superleggera sendiri diakui oleh publik sebagai salah satu Super GT terbaik di dunia. Dirancang dengan rangka berbahan dasar karbon, model baru ini dibekali tampilan gagah dan stylish.

Secara desain, konstruksi DBS Superleggera merupakan evolusi dari struktur aluminium ikatan ringan generasi terbaru yang pertama kali dipakai oleh Aston Martin pada DB11, dengan double wishbones buatan di bagian depan dan sistem multi-link yang canggih di bagian belakang.

Meski begitu, DBS Superleggera diklaim tetap mengusung ciri khas hardest hitting khas model flagship Aston Martin. Kombinasi rangka besar atletis dan gagah, ditambah dengan lekukan aerodinamis mampu mengalirkan udara dengan sempurna saat berkendara.

Itulah mengapa mobil ini diklaim memiliki level downforce tertinggi yang pernah diproduksi Aston Martin. Pada desain lampu, grille depan berbentuk honeycomb dan lampu LED belakang khas menciptakan tampilan garis desain yang sempurna.

Baca juga:  Rombongan Terios 7 Wonders Jajaki Lokasi Eksotik Pontianak-Kuching

Sebagai flagship model, DBS Superleggera menampilkan mahakarya tingkat tinggi untuk personalisasi melalui beragam opsi. Mobil ini menggunakan kulit lentur, aromatik dan pelapis Alcantara hadir sebagai standar. Begitu juga dengan kursi dan kemudi dengan penampilan Sports Plus.

Di kabin, DBS Superleggera menampilkan sejumlah level standar equipment, di antaranya fitur keyless entry, sistem pemantauan tekanan ban dan kamera 360 derajat yang akan memandu pengendara saat parkir.

Pada sistem audio dilengkapi DAB plus audio Bluetooth dan streaming telefon, iPod, iPhone serta USB playback. Tersedia juga sistem navigasi satelit terintegrasi dan wi-fi hub. Semua sistem infotainment dalam mobil juga dapat dikendalikan melalui LCD Screen sebagai central dial.

Ada dua pilihan desain velg yaitu roda Spoke Forged standar ‘Y’ dan velg Forged Twin Spoke Forged. Keduanya berdiameter 21 inci, dibalut ban Pirelli yang dikembangkan khusus untuk DBS Superleggera.

Keindahan ‘fisik’ DBS Superleggera disempurnakan oleh sokongan mesin V12 5,2 liter twin turbo, yang membuat mobil ini menjadi sangat responsif dan menghasilkan performa gear yang luar biasa.

Baca juga:  Keriuhan Konsumen Suzuki Indonesia Atas Keberhasilan Alex Rins

Tenaga yang dihasilkan mencapai 725 PS dengan torsi puncak 900 Nm, dengan kecepatan tertinggi 340 km/jam via transmisi ZF 8-spee. Sementara akselerasi dari posisi diam ke 100 km/jam diraih dalam waktu 3,3 detik.

Tiga mode pengendaraan tersedia yaitu GT, Sport dan Sport Plus. Opsi tersebut dapat dipilih oleh pengemudi untuk mengintensifkan atau melonggarkan respon sesuai kebutuhan.

Sedangkan performa model penerus Vanquish S ini masih didukung fitur-fitur seperti Dynamic Stability Control dan Dynamic Torque Vectoring, agar lebih optimal digeber dan lebih bersahabat dikendalikan.

Aston Martin Jakarta belum menentukan harga untuk DBS Superleggera yang baru saja datang ke Indonesia ini. Namun di Inggris harganya dibanderol mulai £ 225.000 atau setara Rp 4,2 miliar off the road. [dp/MTH]