DFSK Super Cab Uji Coba Solar B30 Sejauh 50 Ribu Km


JAKARTA (DP) – Sejalan dengan kesiapan pemerintah untuk menghadirkan bahan bakar solar campuran FAME 30 persen (B30), PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek DFSK di Indonesia, menerjunkan lini produk niaga ringannya untuk diuji cobakan, yakni Super Cab.

Melalui Kementerian Energei dan Sumber daya Mineral (ESDM), uji coba B30 pun dilakukan di sejumlah kendaraan penumpang dan niaga ringan berbahan bakar solar dan juga truk-truk dari berbagai agen pemegang merek.

Untuk kegiatan Road Test B30 ini, dua unit Super Cab dipinjamkan guna melakoni perjalanan sejauh 40.000 km – 50.000 km, menelusuri ruas-ruas jalan di Pulau Jawa.

Managing Director PT Sokonindo Automobile of Sales Centre, Franz Wang, menuturkan bahwa pihaknya melihat pemerintah punya itikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan menyediakan bahan bakar yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, dengan akan dihadirkannya Solar B30 yang dijadwalkan muncul tahun depan, memiliki pengaruh skala ekonomis dan juga efek lingkungan yang lebih baik.

Baca juga:  Jajal Glory 580 di GIIAS 2018, Berhadiah SUV Ini

“Kami sangat mendukung dan ikut berperan aktif terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah untuk menuju ke arah lebih baik,” ungkap Franz, dalam siaran resminya, Sabtu (15/6) lalu.

Dua unit pikap DFSK ini diisi dengan Solar B20 dan juga Solar B30. Pikap rakitan Cikande, Serang, Banten ini menggunakan mesin SFD 1.300 cc dengan tenaga 75 daya kuda dan torsi 190 Nm yang sudah teruji tangguh dan bandel di berbagai kondisi.

Road test ini menempuh rute Lembang – Cileunyi – Nagreg – Kuningan – Tol Babakan – Slawi – Guci – Tegal – Tol Cipali – Subang – Lembang, sejauh 560 kilometer per hari.

Keikutsertaan DFSK Road Test Penggunaan Bahan Bakar B30 juga menjadi ajang yang tepat untuk melakukan riset efek terhadap Solar B30 ke mesin DFSK Super Cab, sehingga ajang ini bisa menjadi momen yang tepat untuk mendapatkan data-data dan informasi yang dibutuhkan.

Baca juga:  Wuling Punya Pick Up Single dan Double Cabin Lho!

“Keikutsertaan DFSK Super Cab sebagai salah satu kendaraan yang diuji oleh Kementerian ESDM tentu bisa menjadi bukti bagaimana kehandalan kendaraan yang kami produksi memiliki kualitas baik dan bisa dipercaya,” tambah Franz.

“Kami berharap hasil uji coba ini juga bisa menjadi acuan DFSK untuk menghadirkan kendaraan yang lebih baik, lebih sesuai dengan masyarakat Indonesia, namun tetap dengan harga yang terjangkau,” tandas Franz. [dp/MTH]